Permenkominfo PSE Privat Dapat Meminimalkan Risiko Kejahatan Siber

    Achmad Zulfikar Fazli - 04 Mei 2021 20:44 WIB
    Permenkominfo PSE Privat Dapat Meminimalkan Risiko Kejahatan Siber
    Webinar sosialisasi Peraturan Menteri Kominfo 5/2020 tentang PSE Lingkup Privat untuk sektor kesehatan dan perdagangan. Dok. Kominfo



    Jakarta: Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Permenkominfo) Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat mengatur banyak ketentuan. Di antaranya, pendaftaran penyelenggara sistem elektronik lingkup privat, dan tata kelola dan moderasi informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik.

    Kemudian, permohonan pemutusan akses informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang dilarang, serta pemberian akses terhadap sistem elektronik dan/atau data elektronik untuk kepentingan pengawasan dan penegakan hukum pidana.






    Direktur Tata Kelola Aptika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Mariam Fatima Barata mengatakan pengaturan bagi PSE privat bertujuan mewujudkan penyelenggaraan sistem dan transaksi elektronik yang andal, aman, terpercaya, dan bertanggung jawab. Sehingga, pemerintah bisa meminimalkan risiko kejahatan siber, penyalahgunaan data, pelanggaran konten akibat derasnya informasi, serta perkembangan teknologi yang begitu cepat.

    “Mekanisme pengendalian juga diperlukan untuk memastikan PSE lingkup privat dapat tunduk terhadap segala ketentuan perundang-undangan yang berlaku di wilayah Indonesia,” ujar Mariam pada webinar sosialisasi Peraturan Menteri Kominfo 5/2020 tentang PSE Lingkup Privat untuk sektor kesehatan dan perdagangan di Jakarta, Selasa, 4 Mei 2021.

    Dia menegaskan Kominfo dapat menindak tegas PSE privat berupa pemutusan akses apabila terbukti melanggar peraturan. “Masyarakat juga dapat melaporkan ke Kominfo apabila menemukan adanya pelanggaran PSE privat tertentu,” ujarnya.

    PSE privat merujuk pada platform digital yang dikembangkan dan dioperasikan oleh pelaku usaha maupun pihak tertentu. Termasuk, pelaku usaha di bawah binaan kementerian atau lembaga, seperti Kementerian Kesehatan dan Kementerian Perdagangan.

    Koordinator Manajemen dan Klinikal Farmasi Direktorat Pelayanan Kefarmasian Kementerian Kesehatan, Dina Sintia Pamela, mengatakan ada empat poin yang disiapkan Kemenkes di era revolusi digital 4.0. Keempat poin itu meliputi inovasi layanan, inovasi teknologi informasi dan komunikasi, inovasi teknologi, serta inovasi bisnis.

    “Keempat hal ini berujung pada teknologi digital yang dapat digunakan untuk memperkuat sektor kesehatan, dari sisi masyarakat maupun dari sisi upaya kesehatan,” ujarnya.

    Baca: Kominfo Buka Konsultasi Publik Soal RPM Tata Kelola PSE Lingkup Privat

    Sementara itu, Koordinator Praktik Perorangan Kemenkes Upik Rukmini menyampaikan perizinan berusaha sektor kesehatan melalui sistem Online Single Submission (OSS) dapat menjadi satu terobosan penting dalam sistem perizinan berusaha di Indonesia. Namun, hal ini memerlukan dukungan IT mumpuni agar tidak terjadi hambatan bagi pelaku usaha.

    “Dengan pemanfaatan teknologi dalam usaha sektor kesehatan, keamanan data para pelaku usaha yang melakukan input data saat hendak melakukan perizinan berusaha tetap terjaga,”ujarnya.

    Di samping itu, Direktur Bina Usaha dan Pelaku Distribusi, Kementerian Perdagangan, Nina Mora menuturkan pihaknya mengutamakan perdagangan barang atau jasa produksi dalam negeri melalui pengembangan kemitraan usaha dengan pelaku usaha mikro kecil. Termasuk, pelaku ekonomi kreatif.

    “Kami berupaya meningkatkan daya saing barang atau jasa produksi dalam negeri melalui edukasi lewat media atau dalam bentuk pertemuan serta menyediakan fasilitasi promosi dengan memanfaatkan teknologi informasi,” kata dia.

    Dia berharap semua pelaku usaha yang memiliki sistem elektronik sesuai dengan kriteria pada Permenkominfo 5/2020 agar segera mendaftarkan melalui website OSS di https://oss.go.id. Dengan begitu, PSE privat dapat terhindar dari pengenaan sanksi serta dapat menjalankan usaha secara legal sesuai dengan peraturan yang berlaku.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id