comscore

Menkominfo Ingin Keamanan Digital Menjadi Jaminan Mutlak bagi Masyarakat

Candra Yuri Nuralam - 17 September 2021 22:27 WIB
Menkominfo Ingin Keamanan Digital Menjadi Jaminan Mutlak bagi Masyarakat
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate. Dokumentasi.
Jakarta: Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menginginkan keamanan digital menjadi jaminan mutlak bagi seluruh masyarakat Indonesia. Johnny meminta seluruh stakeholder terkait menjamin keselamatan masyarakat saat berselancar di dunia digital.

"Kami mengajak seluruh pihak untuk ikut berpartisipasi aktif dan menjadikan internet lebih aman, nyaman, dan bermanfaat," kata Johnny melalui keterangan tertulis, Jumat, 17 September 2021.
Johnny mengatakan keamanan digital menjadi perhatian penuh negara-negara di dunia. Indonesia tidak boleh ketinggalan dalam hal itu.

Dia juga menyebut keamanan digital yang wajib ada untuk masyarakat berupa misinformasi, konten ekstremis, kekerasan dan teroris, serta eksploitasi anak-anak secara online. Masyarakat harus bebas mengakses internet tanpa melihat hal-hal seperti itu.

"Pemerintah Indonesia menekankan agar seluruh pengguna internet  memiliki hak untuk terbebas dari konten dan interaksi online yang berbahaya," ujar Johnny.

Pemerintah tidak bisa sendiri untuk memastikan konten tersebut tidak bergerilya di dunia maya. Kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dibutuhkan agar konten yang dilarang itu bisa terpantau dengan baik oleh pemerintah.

Baca: Pemerintah Diminta Serius Membentengi Situs dan Data Strategis

Johnny juga meminta aparat penegak hukum lebih sigap menyaring informasi di dunia maya. Aparat penegak hukum diharap bisa bergerak cepat menghalau konten berbahaya sebelum menyebar luas di dunia maya.

"Hal ini bertujuan untuk melindungi keamanan dan membangun kepercayaan dalam interaksi online diantara warganet, khususnya untuk anak-anak dan remaja," kata Johnny.

Johnny meminta orang tua memantau penggunaan internet yang dilakukan anaknya. Pemantauan orang tua perlu dilakukan karena anak belum sepenuhnya bisa memilah informasi di media sosial.

Anak-anak juga sering menjadi korban di dunia maya. Atas dasar itu lah orang tua diminta benar-benar menjaga anaknya dari konten berbahaya di dunia maya.

"Seringnya, yang menjadi korban predasi online konten negatif adalah anak-anak dan remaja. Tentu ini akan memengaruhi kondisi psikis mereka jika tidak ditangani dengan upaya yang komprehensif," tegas Johnny.

(JMS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id