MUI: Sertifikasi Pranikah Tak Sekadar Kertas

    Ilham Pratama Putra - 19 November 2019 10:28 WIB
    MUI: Sertifikasi Pranikah Tak Sekadar Kertas
    Ilustrasi pernikahan. Foto: paxels
    Jakarta: Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Informasi dan Komunikasi, Masduki Baidlowi, meminta masyarakat tak merisaukan sertifikasi pranikah. Dia menyebut terpenting bimbingan pranikah yang diikuti calon suami istri. 

    "Kalau sertifikat itu kan kertas. Jadi kita jangan terlalu berkonsentrasi kepada kertasnya, (tapi) substansinya apa," kata Masduki kepada Medcom.id di Jakarta, Selasa, 19 November 2019.

    Masduki mengungkapkan gagasan itu muncul dari Wakil Presiden Ma'ruf Amin lewat rapat koordinasi dengan menteri terkait. Bimbingan pranikah buat mendapat sertifikat muncul agar masyarakat lebih siap menghadapi pernikahan.

    "Jadi bukan sertifikasinya. Tapi bagaimana ada semacam kursus pendek, tentang persiapan dalam sebuah rumah tangga untuk menikah itu bagaimana," jelas juru bicara Wapres itu.

    Masduki menyebut bila terfokus sertifikasi sebagai kertas, bukan tidak mungkin muncul jual beli sertifikat menikah. "Dia bayarlah sertifikasinya ke Kantor Urusan Agama (KUA) berapa. Bisa menjadi hal seperti itu juga kan. Percuma juga akhirnya," kata dia.

    Pemerintah mewajibkan setiap pasangan yang ingin menikah memiliki sertifikat pranikah. Program ini mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2020.
     
    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan sertifikat pranikah bisa didapatkan para pasangan usai menjalani pelatihan. Materi pelatihan antara lain ekonomi keluarga, kesehatan reproduksi, dan masalah kehidupan rumah tangga lain.
     
    "Termasuk menekan angka perceraian segala itu," kata Muhadjir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 14 November 2019.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id