1.121.090 Orang Terima Vaksin Covid-19 Hari Ini

    Theofilus Ifan Sucipto - 29 Juli 2021 19:23 WIB
    1.121.090 Orang Terima Vaksin Covid-19 Hari Ini
    ilustrasi/medcom.id



    Jakarta: Sebanyak 1.121.090 orang menerima vaksin covid-19 pada Kamis, 29 Juli 2021. Jumlah itu lebih tinggi dari target Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni satu juta dosis per hari.

    Jumlah itu terdiri dari 555.030 penerima dosis pertama dan 566.060 penerima dosis kedua. Hingga hari ini, total penerima vaksin dosis pertama 46.289.942 orang dan penerima dosis kedua 19.669.222 orang.

     



    Target target vaksinasi secara nasional 181 juta orang. Jumlah ini setara dengan 70 persen penduduk Indonesia.

    Pemerintah terus berupaya mempercepat progres vaksinasi. Akselerasi itu supaya kekebalan kelompok atau herd immunity di Pulau Jawa segera terbentuk.

    Salah satu strategi percepatan itu, yakni menghabiskan stok vaksin yang disimpan di provinsi, kabupaten, kota, maupun fasilitas kesehatan. Saat ini ada sekitar 19 juta dosis stok vaksin yang belum terpakai.

    Baca: BKKBN Percepat Vaksinasi Covid-19 Berbasis Keluarga

    “Sehingga Jawa segera masuk ke herd immunity pada Agustus akhir atau paling lambat pertengahan September 2021,” kata Jokowi dalam rapat terbatas (ratas) evaluasi PPKM Darurat di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat, 16 Juli 2021.

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin diminta menyampaikan hal itu hingga organisasi terbawah. Sehingga tidak ada lagi stok vaksin yang disimpan.

    “Dikirim, habiskan, dikirim, habiskan, karena kita ingin mengejar vaksinasi ini secepat-cepatnya,” tegas Kepala Negara.

    Selain itu, Jokowi berharap Indonesia mampu melakukan satu juta vaksinasi per hari selama Juli 2021. Dia juga sudah memasang target dua juta vaksinasi per hari pada Agustus 2021.

    “Nanti bulan Agustus 2021 kita beri target dua kali dari yang ada sekarang ini,” kata Jokowi.

    Vaksin untuk Indonesia


    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.


     

    (NUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id