Komisi III DPR Pastikan Perayaan Natal dan Tahun Baru di Bali Aman

    Husen Miftahudin - 14 Desember 2019 10:45 WIB
    Komisi III DPR Pastikan Perayaan Natal dan Tahun Baru di Bali Aman
    Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose bersama Komisi III DPR. Foto: Antara/I Komang Suparta.
    Denpasar: Anggota Komisi III DPR, I Wayan Sudirta memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru 2020 di Pulau Dewata berjalan aman, tertib, dan damai. Kepastian itu didapat setelah Sudirta melakukan koordinasi ke lapangan dan bertemu Kapolda Bali.

    "Kami dari Komisi III DPR sudah melakukan kunjungan inspeksi (kunspeksi) Komisi III DPR ke Polda Bali, dan kami sudah mendengarkan paparan Kapolda Bali, aparat TNI, dan Dinas Perhubungan se-Bali," kata Sudirta dikutip dari Antara, Sabtu, 14 Desember 2019.

    Pada kunspeksi, rombongan Komisi III DPR dipimpin Ahmad Sahroni bersama sembilan anggota lainnya yakni M. Nurdin, Ichsan Soelistio, I Wayan Sudirta, Rahmat Muhajirin, Taufik Basari, Moh. Rano Al Fath, Mulyadi, HR Achmad Dimyati Natakusumah, dan Sarifuddin Sudding.

    Wayan Sudirta juga mengajak semua elemen masyarakat untuk tetap harus waspada, tidak boleh lengah dan menganggap enteng adanya potensi ancaman. Sebab, beberapa terduga teroris diamankan di wilayah Polda Bali beberapa bulan lalu.

    Dalam dialog selama kunspeki, Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose secara detail memaparkan antisipasi Natal dan Tahun Baru 2020. Polda Bali telah menyiapkan sejumlah operasi terhadap kemungkinan adanya ancaman keamanan dan gangguan selama ibadah Natal serta perayaan Tahun Baru, seperti pengamanan lalu lintas, menjaga ketertiban masyarakat dari kriminalitas, narkoba, sampai pada terorisme.

    Jumlah personel yang dilibatkan di antaranya 605 personel untuk operasi Pekat Agung II, 589 personel untuk operasi Cipkon Agung II, sebanyak 1.975 personel untuk Operasi Lilin Agung 2019. Ditambah sejumlah personel untuk mencegah ancaman dan serangan terorisme.

    "Kami dari Komisi III DPR, berhasil diyakinkan dengan persiapan yang sedemikian matang dan dipersiapkan dengan baik," kata wakil rakyat asal Desa Pidpid, Kabupaten Karangasem ini.

    Wayan Sudirta menyatakan, persiapan yang dipaparkan hampir menyangkut semua wilayah di darat, laut, termasuk udara. Sebab, perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan momentum yang bisa dimanfaatkan oleh kelompok tertentu.

    Menurut politikus PDIP ini, Bali dijadikan salah satu target, dan sudah terbukti ada dua kali ledakan bom, dan sudah ada teroris yang berhasil diamankan aparat dalam beberapa bulan belakangan ini. Hal tersebut merupakan indikasi agar tidak boleh lengah, masyarakat harus waspada, termasuk aparat Polda Bali dan jajarannya.

    Wayan Sudirta juga mengimbau semua masyarakat dan aparat desa di Bali selalu waspada dengan ancaman, termasuk juga terus melakukan pemantauan pergerakan penduduk di lingkungannya, serta melakukan pendataan terhadap rumah sewaan dan kos-kosan.

    Dia berharap, tidak ada gangguan berarti sepanjang perayaan Natal dan Tahun Baru 2020, sembari mengapresiasi kinerja Polda Bali dan jajarannya.



    (HUS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id