KIPI Penyuntikan Vaksin AstraZeneca Tak Berbahaya

    Nur Azizah - 01 April 2021 19:09 WIB
    KIPI Penyuntikan Vaksin AstraZeneca Tak Berbahaya
    Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. DOK BPMI Setpres



    Jakarta: Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dari penyuntikan Vaksin AstraZeneca di Sulawesi Utara, tergolong ringan atau tidak berbahaya. Mayoritas KIPI yang dilaporkan berupa pegal.

    "KIPI yang muncul pada beberapa penerima vaksin di antaranya menggigil, demam, dan pegal adalah reaksi yang tergolong ringan," kata juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Kamis, 1 April 2021.






    Pemerintah akan terus memantau KIPI yang muncul di masyarakat. Hal ini upaya menjamin keamanan masyarakat.

    "Pemerintah berupaya menjamin keamanan dan kesehatan masyarakat melalui KIPI secara berkesinambungan yang terbuka dengan seluruh masukan pakar di tingkat nasional seperti kita, yaitu Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dari kejadian masyarakat," ujarnya.

    Baca: Sudah 8,3 Juta Orang Terima Vaksinasi Dosis Pertama

    Wiku menyampaikan pemerintah tidak hanya melakukan monitoring setelah proses vaksinasi. Pemerintah akan terus mengamati dampaknya agar proses vaksinasi berjalan lebih baik.

    Komnas KIPI merekomendasikan vaksinasi covid-19 di Sulawesi Utara, dilanjutkan meski ada laporan gejala yang dialami penerima Vaksin AstraZeneca di Kota Manado dan Kota Bitung. Ada satu peserta vaksinasi yang masih dilakukan proses observasi melalui penelitian laboratorium. Sedangkan, peserta lainnya yang mengalami gejala serupa telah dipulangkan.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id