Kemenkes: Baru 12 Juta Dosis Vaksin Covid-19 yang Terdistribusi

    Atalya Puspa - 08 Maret 2021 05:00 WIB
    Kemenkes: Baru 12 Juta Dosis Vaksin Covid-19 yang Terdistribusi
    Seorang tenaga kesehatan (nakes) menjalani vaksinasi di RSUD Cibabat, Kota Cimahi, Jumat, 15 Januari 2021. Foto: MI/Depi Gunawan



    Jakarta: Juru bicara vaksinasi covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan vaksin masih terus didistribusikan. Proses ini dilakukan secara bertahap.

    "Vaksinasi yang sudah didistribusikan saja baru 12 juta dosis. Ini masih terus berproses," kata Nadia kepada Media Indonesia, Minggu, 7 Maret 2021. 






    Nadia menanggapi rendahnya pencapaian vaksinasi yang baru 2,8 persen dari target tahap awal, yakni 40 juta penduduk. Kapasitas vaksinasi dengan jumlah dosis yang diberikan baru sekitar 200 ribu per hari atau hanya 20 persen dari target nasional, yaitu satu juta vaksin per hari. 

    Baca: Pendataan Vaksin Pedagang Pasar Mesti Diperbaiki

    Nadia menyampaikan pemerintah terus berupaya meningkatkan cakupan vaksinasi yang menyasar 67 persen dari 181 juta penduduk Indonesia, demi mencapai herd immunity. Dalam hitungan Kemenkes, dibutuhkan sekitar 426 juta dosis vaksin untuk mencapai target ini.

    Langkah pertama yang dilakukan ialah memperluas kerja sama dengan produsen vaksin global untuk memenuhi stok program vaksinasi. Indonesia sudah mendekati Sinovac, AstraZeneca, Novavax, dan Pfizer.

    "Dan juga kita perluas dengn menjadi bagian dari Covax Facility," tutur dia. 

    Selain itu, pihaknya telah membuat regulasi terkait vaksin gotong royong yang diperuntukkan bagi korporasi. Hal ini untuk mempercepat terpenuhinya target vaksinasi nasional. 

    Nadia mengatakan pemerintah membutuhkan 15 bulan merampungkan vaksinasi covid-19 di Indonesia untuk 181,5 juta penduduk. Vaksinasi dilakukan secara bertahap sejak Januari 2021 hingga Maret 2022. 

    Pada tahap pertama dan kedua, target yang disasar ialah 1,3 juta tenaga atau petugas kesehatan, 17,4 juta petugas publik (termasuk TNI/Polri), dan 21,5 juta penduduk lansia di atas 60 tahun. Vaksinasi ini diberikan mulai Januari-April 2021 untuk dua dosis. 

    Realisasinya hingga 7 Maret 2021, vaksinasi dosis pertama telah diselesaikan terhadap 2,3 juta petugas kesehatan. Dari jumlah itu, terdapat separuhnya atau sebanyak 1,1 juta petugas kesehatan yang telah mengikuti vaksinasi dosis kedua. 

    Sebanyak 648 ribu petugas publik mendapatkan dosis pertama, dan 4 ribu suntikan kedua. Sebanyak 221 ribu warga lanjut usia mendapatkan suntikan pertama. Mulai April 2021-Maret 2022, tahap ketiga vaksinasi dilakukan kepada masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi meliputi 63,9 juta jiwa.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id