Indonesia Terapkan Internet 5G Oktober 2019

    Kautsar Widya Prabowo - 24 April 2019 03:00 WIB
    Indonesia Terapkan Internet 5G Oktober 2019
    Ilustrasi: Thinkstock
    Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjelaskan akhir tahun ini, Indonesia akan menetapkan frekuensi jaringan internet 5G. Hal tersebut diputuskan setelah pelaksanaan konfrensi Komunikasi Radio Dunia (WRC) yang berlasung di Mesir, Oktober mendatang.

    "Konferensi empat tahunan itu menentukan band frekuensi suatu teknologi. Jadi kami sedang menunggu acara WRC," ujar Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika Ismail, dilansir Antara, saat ditemui dalam Forum Qualcomm di Jakarta, Selasa, 23 April 2019.

    Untuk mendukung rencana itu, Kominfo berencana memanfaatkan frekuensi middle band 3,5 Ghz yang sudah digunakan untuk satelit dan akan dikonsolidasikan dengan frekuensi 5G. Frekuensi tersebut bukan khusus hanya di Indonesia tapi yang ada di seluruh dunia.

    "(rencana itu) akan mempermudah operator dalam hal biaya investasi," tuturnya.

    Kendati demikian, penerapan teknologi 5G diawal nanti tidak dapat lansung dinikmati masyarakat, melainkan akan diperuntukan dahulu untuk kawasan industri. Masyarakat baru dapat menikmati menunggu kesiapan dari operator.

    "Masing-masing operator telekomunikasi yang sebelumnya sudah melakukan uji coba 5G yakini Telkomsel, XL, Indosat, dan Tri," imbuhnya.

    Sementara itu, Country Manager Qualcomm Indonesia Shannedy Ong mengungkapkan kendala utama komersialisasi penerapan 5G di Indonesia adalah belum adanya alokasi spektrum. Paslanya, teknologi agar dapat dikomersialkan harus melalui tahapan sejak fase awal perncenaan.

    "Sampai arah desain, dia sudah haru ada pada tahapan penentuan speketrum, tanpa ada itu tidak bisa apa-apa," katanya.

    Shannedy mengungkapkan penerapan 5G dinikmati masyarakat secara komersil di sejumlah negara di antaranya Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang, China, dan beberapa negara di benua Eropa dengan didukung tekronlogi qualcomm. Hingga saat ini sudah ada sekitar 30 operator. 

    "Original Equipment Manufacture (OEM) atau kalangan pabrikan yang sudah mengkomersialkan 5G berteknologi Qualcomm," pungkasnya.



    (EKO)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id