comscore

Kemenkes Periksa Laporan Sindrom Kuning di Sejumlah Wilayah

Atalya Puspa - 07 Mei 2022 16:17 WIB
Kemenkes Periksa Laporan Sindrom Kuning di Sejumlah Wilayah
Juru bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmizi. Medcom.id/Theo
Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mendapatkan laporan sindrom kuning pada anak di sejumlah wilayah. Laporan itu masih diperiksa untuk mengetahui apakah ada kaitannya dengan hepatitis akut atau tidak.

"Ada laporan sindrom kuning tapi masih proses verifikasi, ya," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi saat dihubungi, Sabtu, 7 Mei 2022.

Nadia enggan menyebutkan berapa jumlah dan wilayah mana saja laporan itu berasal. Namun, dia memastikan pemeriksaan laboratorium akan dilakukan dalam waktu 10-14 hari ke depan.

"Tapi kalau untuk suspek saat ini masih tetap tiga ya," ucap Nadia.

Setelah Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan secara resmi kejadian luar biasa (KLB) kasus hepatitis akut misterius pada 15 April 2022, jumlah laporan dari berbagai negara terus bertambah.

Per 21 April 2022, tercatat 169 kasus yang dilaporkan di 12 negara, yaitu Inggris 114 orang, Spanyol 13 orang, Israel 12 orang, Amerika Serikat 9 orang, Denmark 6 orang, Irlandia 5 orang, Belanda 4 orang, Italia 4 orang, Norwegia 2 orang, Perancis 2 orang, Romania 1 orang, dan Belgia 1 orang dengan kisaran kasus terjadi pada anak usia 1 bulan sampai dengan 16 tahun.

Baca: Langkah Pertolongan Pertama pada Anak yang Dicurigai Hepatitis Akut

Sebanyak 17 anak atau sekitar 10 persen memerlukan transplantasi hati dan satu kasus dilaporkan meninggal. Melihat kondisi tersebut, Kemenkes meningkatkan kewaspadaan terhadap KLB hepatitis akut dengan mengeluarkan Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/2515/2022 tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology) pada 27 April 2022.(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id