comscore

Heboh Penculikan 12 Anak di Jabodetabek, Ini Modus dan Motifnya

Patrick Pinaria - 13 Mei 2022 15:48 WIB
Heboh Penculikan 12 Anak di Jabodetabek, Ini Modus dan Motifnya
Ilustrasi medcom.id
Jakarta: Pihak kepolisian mengungkap kasus penculikan anak di wilayah Jabodetabek pada Kamis, 12 Mei 2022. Sebanyak 12 anak dilaporkan hilang dalam kasus tersebut.

Sosok penculik itu berinisial ARA. Ia ditangkap di kawasan Senayan, Jakarta.
"Alhamdulillah di daerah Senayan pelaku berhasil ditangkap oleh tim gabungan Polres Metro Jakarta Selatan dan Polres Bogor Kabupaten," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto di Jakarta, Kamis, 12 Mei 2022.

Kasus penculikan terungkap setelah jajaran Sat Reskrim Polres Bogor menyelidiki hilangnya anak laki-laki berusia 11 tahun asal Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, pada Minggu, 8 Mei 2022. Berdasarkan laporan yang diterima, ada satu orang yang dibawa dari lima orang yang diculik oleh tersangka.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, polisi berhasil menangkap tersangka. Dalam proses penangkapan, petugas terpaksa melumpuhkan tersangka dengan menembak salah satu kakinya. Sebab, tersangka melawan dengan cara menabrak.

"Ya, pelaku melawan sehingga kami berikan tindakan tegas terukur. Yang bersangkutan berusaha menabrak petugas dengan motor," kata Siswo.

Hasil pengembangan ditemukan 10 orang anak laki-laki dengan rata-rata usia 10-14 tahun diduga korban penculikan. Mereka berasal dari wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Tangerang Selatan.

Baca: Penculik 12 Anak Mengaku Mantan Napi Teroris, Begini Respons Kalapas Gunung Sindur 
 
Anak-anak tersebut berkumpul di satu tempat di sebuah masjid di wilayah Senayan. Mereka disuruh menunggu.

Modus dan motif penculikan

Pihak kepolisian juga menjelaskan mengenai modus penculikan 12 anak yang dilakukan ARA. Menurut Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin, modus yang dilakukan ARA saat melancarkan aksinya, yakni berpura-pura menjadi polisi dan mengaku sebagai Satgas Covid-19.

Tersangka menegur anak-anak calon mangsanya dengan alasan tidak memakai masker. Kemudian, para korban dibujuk untuk ikut dengan tersangka.

"Dari laporan yang kami terima di Kemang, lima orang yang diambil oleh tersangka itu empat orang dikembalikan, kemudian satu orang dibawa," kata Iman dikutip dari Antara pada Kamis, 12 Mei 2022.

Iman juga mengatakan motif penculikan yang dilakukan ARA masih didalami. Mereka juga akan menyelidiki adanya dugaan tindak kekerasan seksual dan terorisme dalam penculikan ini.

"Untuk motifnya sedang kami dalami nanti penyidik akan melakukan pemeriksaan pendalaman, termasuk ada atau tidaknya tindak kekerasan seksual," tutur Iman.

(PAT)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id