Puasa Ramadan Tak Boleh Terganggu Korona

    Theofilus Ifan Sucipto - 19 Maret 2020 10:58 WIB
    Puasa Ramadan Tak Boleh Terganggu Korona
    Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh. Foto: Medcom/Candra Yuri Nuralam
    Jakarta: Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan puasa di bulan Ramadan harus tetap dijalankan. Wabah virus korona (covid-19) tak boleh menghambat pelaksanaan salah satu rukun islam itu, yang penting tetap waspada.

    "Seluruh potensi yang menyebarluas (virus korona), itu harus dicegah dan diminimalissasi," kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Kamis, 19 Maret 2020.

    Asrorun mengatakan publik tetap perlu memperhatikan situasi selama menjalankan ibadah puasa. Mereka yang berada di zona merah atau daerah rawan penyebaran covid-19 harus bisa membatasi ibadah di tempat kerumunan. Sebaliknya, mereka di kawasan zona hijau, atau potensi penyebaran rendah, maka aktivitas ibadah berjalan seperti biasa.

    “Tapi dengan mengurangi tensi konsentrasi massa sekaligus optimalisasi kesehatan dan kebersihan,” ujarnya.

    Baca: Publik Dinilai Salah Memahami Fatwa MUI

    Masyarakat diimbau rajin mencuci tangan, membersihkan tempat ibadah, dan membawa sajadah sendiri. Ini bisa menjadi ikhtiar mengurangi potensi penyebaran covid-19.

    Asrorun menegaskan penanganan covid-19 tidak bisa dibebankan kepada pemerintah semata. Semua elemen memiliki peran dan tanggung jawab yang sama dalam menekan penyebaran virus berbahaya ini.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id