• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.058.936.361

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Indonesia Darurat Limbah Medis

Media Indonesia - 14 Juni 2018 09:32 wib
Limbah medis yang berasal dari beberapa rumah sakit dibuang
Limbah medis yang berasal dari beberapa rumah sakit dibuang begitu saja di tempat pembuangan sementara (TPS Panguragan Wetan, Cirebon, Jawa Barat. (Foto: ANTARA/Dedhez Anggara).

Jakarta: Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengakui kondisi pengelolaan limbah medis di Tanah Air masih sangat memprihatinkan. Ia meminta pemerintah daerah ikut aktif mengawasinya.

"Penanganan limbah medis sudah sangat darurat. Kondisi itu terjadi karena jumlah pusat kesehatan di Indonesia sudah banyak, tapi tidak sebanding dengan jumlah perusahaan pengelola limbah medis,"  kata Siti dikutip dari Media Indonesia, Kamis, 14 Juni 2018.

Padahal, lanjut Menteri, keberadaan limbah medis itu sangat berbahaya, karena terdapat bekas luka menular, juga penyakit yang belum disembuhkan seperti HIV/AIDS.

Baca: Penanganan Khusus Limbah Medis

Untuk mengatasi kondisi da-rurat itu, Siti Nurbaya mengaku sudah meminta empat perusahaan semen untuk membantu melakukan pemusnahan limbah medis, yakni PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, PT Holcim Indonesia Tbk, PT Semen Padang, dan PT Cemindo Gemilang. "Saya minta bantuan mereka untuk ikut menanggulangi hingga akhir 2018," ujar Siti.

Sementara itu, kepada pemerintah daerah, Kementerian LHK meminta mereka mengawasi dan melakukan sosialisasi kepada rumah sakit di wilayahnya untuk mengelola limbah medis dengan baik.

"Saya minta pemda dan rumah sakit untuk berhubungan langsung dengan empat perusahaan semen itu. Saya ingin pemusnahan ini gratis, dan rumah sakit tinggal membayar jasa transportasinya saja," ujarnya.




(FZN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.