Mensos Cek Kabar Penarikan Bantuan Bupati Jember

    Yurike Budiman - 18 Februari 2020 04:16 WIB
    Mensos Cek Kabar Penarikan Bantuan Bupati Jember
    Menteri Sosial, Juliari P Batubara usai Rapat Koordinasi Nasional Data Terpadu Kesejahteraan Sosial - Medcom.id/Yurike Budiman.
    Jakarta: Menteri Sosial, Juliari P Batubara, mengaku belum menerima informasi terkait penarikan bantuan korban banjir yang dilakukan Bupati Jember, Faida. Kabarnya, bantuan korban banjir ditarik Faida usai diliput media.

    "Saya belum dengar. Nanti saya cek lagi ya," kata Juliari, saat ditemui usai Rapat Koordinasi Nasional Data Terpadu Kesejahteraan Sosial, di Novotel Mangga Dua, Pademangan, Jakarta Utara, Senin, 17 Februari 2020.

    Juliari menyesalkan adanya informasi tersebut. Dia berharap bantuan kepada korban bencana diserahkan dengan baik.

    "Ya seharusnya tidak dilakukan ya. Kan kalau kita bantu ya apalagi kepada orang yang terdampak bencana itu ya, masa kita tarik lagi," ujarnya.

    Politikus PDI Perjuangan itu akan memastikan kebenaran isu tersebut. Juliari juga mengingatkan jika bantuan korban bencana semestinya disesuaikan dengan jumlah korban, agar tidak terjadi kesalahan. 

    "Ya pasti, kita juga setiap kali memberi bantuan ke lapangan, pasti kita hitung dengan pasti berapa sebenarnya bantuan yang benar-benar dibutuhkan di lokasi tersebut," kata dia.

    Mensos Cek Kabar Penarikan Bantuan Bupati Jember
    Salah seorang warga di Perkebunan Kalijompo masih bertahan di tenda pengungsian hingga Minggu pagi karena akses jalan menuju Perkebunan Kalijompo terputus. (Foto : ANTARA/ Zumrotun Solichah)

    Sebelumnya, viral berita Bupati Jember, Faida, menarik kembali bantuan korban banjir yang diberikan setelah selesai diliput media, pada Jumat, 7 Februari 2020. Saat itu, Faida mengunjungi korban banjir di Kelurahan Mangli, Kaliwates, tepatnya di sekitar kampus IAIN Jember. 

    Salah satu lokasi yang mendapat bantuan ialah Pesantren Baitul Ilmi. Tercatat ada 18 mahasiswa yang asramanya terdampak banjir. Namun, bantuan yang sudah diberikan kepada pesantren itu diminta kembali sesaat rombongan Faida dan para awak media meninggalkan lokasi.

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jember, Gatot Triyono mengklarifikasi berita penarikan bantuan berupa kasur dan selimut tersebut. Menurutnya, Faida memerintahkan jajarannya untuk memberi bantuan kepada seluruh santri yang terdampak banjir. Namun, 18 santri itu tak terdeteksi karena tak terdata di kecamatan dan kelurahan.





    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id