Buntut Kasus Narkoba, Kafe Tempat Penangkapan Millen Cyrus Ditutup

    Patrick Pinaria - 01 Maret 2021 16:33 WIB
    Buntut Kasus Narkoba, Kafe Tempat Penangkapan Millen Cyrus Ditutup
    Selebgram Millen Cyrus terjaring pelanggaran prokes di Kafe Brotherhood Gunawarman Jaksel (Foto: Antara/Fianda Rassat)



    Jakarta: Penangkapan selebgram Indonesia Millen Cyrus karena kasus narkoba berbuntut panjang. Kali ini, kafe tempat Millen ditangkap, Brotherhood, terpaksa ditutup oleh pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta.

    Millen ditangkap di Kafe Brotherhood pada Minggu 28 Februari dini hari WIB. Saat itu, aparat gabungan sedang menggelar aksi razia protokol kesehatan di kafe tersebut.






    Namun, saat menggelar aksi razia itu, Millen kedapatan mengonsumsi narkoba jenis benzodiazepine. Itu terbukti setelah hasil tes urine yang dilakukan Millen dalam razia itu. Millen pun akhirnya ditangkap.

    Penangkapan Millen pun berimbas pada Kafe Brotherhood. Kafe tersebut disegel sementara, yakni selama 3x24 jam.

    "Satpol PP sudah memasang penghentian kegiatan sementara. Kalau dicek Satpol PP wilayah, tidak ada pelanggaran, maka sanksinya maksimal 3x24 jam," ujar Kepala Satpol PP Arifin di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (1/3/2021).

    Kafe itu terancam sanksi gara-gara kasus narkoba yang menjerat Millen. Tempat tersebut berpotensi akan ditutup permanen jika terbukti menjadi tempat transaksi narkoba.

    Pencabutan izin sesuai Peraturan Gubernur Nomor 18 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata. Arifin menyebut pihaknya juga tengah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI terkait itu.
     
    "Karena nanti yang membatalkan surat izinnya itu dinas PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) atas dasar permintaan dari Dinas Pariwisata. Sedang didalami dengan dinas pariwisata terkait dengan pelanggaran narkobanya," ungkap Arifin.

    Ini bukan pertama kalinya Millen ditangkap karena penyalahgunaan narkoba. Pada 22 November 2020, ia pernah ditangkap karena kasus yang sama.
     
    Kemudian, Millen menjalani rehabilitasi di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Lido, Bogor, Jawa Barat. Dia dinyatakan bebas pada 11 Januari 2021.

    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id