MUI Diyakini Bijak Menetapkan Kehalalan Vaksin Covid-19 Sinovac

    Anggi Tondi Martaon - 08 Januari 2021 10:18 WIB
    MUI Diyakini Bijak Menetapkan Kehalalan Vaksin Covid-19 Sinovac
    Ilustrasi MUI. DOK MI
    Jakarta: Komisi Fatwa dan Urusan Halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) diyakini bijaksana mengeluarkan status halal vaksin covid-19 dari Sinovac. Sebab, kondisi saat ini mendesak.

    "Sekarang era pandemi, era darurat nasional, era sangat mendesak untuk segera mengambil keputusan dalam rangka pengendalian covid-19," kata anggota Komisi IX Rahmad Handoyo saat dihubungi, Jumat, 8 Januari 2021.

    Politikus PDI Perjuangan itu menuturkan Islam memberikan kelonggaran terhadap suatu barang atau produk yang dilarang. Asal, penggunaan dalam kondisi darurat.

    "Ingat, dalam kondisi darurat semestinya yang tidak diizinkan itu diberikan untuk kelonggaran untuk diizinkan," tutur dia.

    (Baca: Wapres Menargetkan Fatwa MUI Vaksin Covid-19 Terbut Sebelum 13 Januari)

    Dia meyakini MUI dapat mengambil keputusan terbaik. Apalagi, kajian MUI sangat dinanti oleh masyarakat, terutama umat muslim. Sebab, status kehalalan menjadi salah satu patokan umat Islam menggunakan vaksin asal Tiongkok tersebut.

    "Tentu MUI yang lebih paham dan ahli terkait halal dari kaidah fikih, hukum," ujar dia.

    Komisi Fatwa dan Urusan Halal MUI dijadwalkan menggelar sidang fatwa hari ini, Jumat, 8 Januari 2021. Sebelumnya, kehalalan vaksin Sinovac tersebut dibedah oleh Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id