BMKG: Maksimalkan Waduk Jelang Kemarau Panjang

    Theofilus Ifan Sucipto - 30 Desember 2019 11:21 WIB
    BMKG: Maksimalkan Waduk Jelang Kemarau Panjang
    Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
    Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau fungsi waduk dan embung dimaksimalkan. Sebab, kemarau panjang diprediksi terjadi di 2020.

    "Untuk meminimalkan dampak musim kemarau, maka perlu memaksimalkan kapasitas waduk dan embung," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Senin 30 Desember 2019.

    Dwikorita menyebut, puncak musim kemarau biasanya terjadi pada Februari hingga Maret. Kemarau diperkirakan masih terjadi hingga peralihan musim dari kemarau ke musim hujan pada April hingga Mei.

    Selain itu, dia menyarankan pemerintah memanfaatkan teknologi lebih awal, seperti modifikasi cuaca. Modifikasi cuaca berfungsi meningkatkan tingkat basah lahan gambut dan mengisi waduk.

    Namun, modifikasi cuaca perlu memerhatikan informasi cuaca dan iklim yang dikeluarkan BMKG.

    Dwikorita mengungkapkan kondisi iklim Indonesia pada awal 2020 relatif aman. Hasil kajian BMKG menunjukkan tidak ada tanda-tanda anomali cuaca. Meski begitu, cuaca di sebagian wilayah Indonesia tak menentu.

    Kondisi itu terjadi di sebagian daerah, bahkan di wilayah yang sama.

    "Misalnya di Aceh bagian timur akan mengalami kekeringan hingga kebakaran, sedangkan Aceh bagian barat mengalami banjir," ungkap dia.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id