Wapres Sebut Jabatan Wakil Panglima Mendesak

    Antara - 08 November 2019 15:56 WIB
    Wapres Sebut Jabatan Wakil Panglima Mendesak
    Wakil Presiden Ma'ruf Amin. M/Tosiani



    Jakarta: Wakil Presiden Ma'ruf Amin menilai pengisian kembali jabatan wakil panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) penting. Dia menyebut tugas dan tanggung jawab panglima semakin luas dan berat. 

    "Sekarang mungkin jangkauannya luas, tantangannya juga, dan tugas-tugas yang disebutkan Panglima (Hadi Tjahjanto) sering ke luar, itu perlu ada wakil panglima, karena ada kebutuhan yang mendesak," tegas Ma'ruf di Kantor Wapres, Jakarta Pusat, Jumat, 8 November 2019. 






    Ma'ruf mafhum kritik yang disampaikan sejumlah pihak terkait kemunculan kembali jabatan itu. Namun, dia yakin jabatan wakil panglima TNI bisa membuat tugas-tugas TNI dalam menjaga ketahanan dan keamanan negara semakin efektif. 

    "Prinsip efisiensi itu harus terus kita pertahankan; tetapi apabila ada kebutuhan untuk efektivitas tugas-tugas yang dihadapi, karena luasnya dan beratnya tugas yang dihadapi, tidak berarti tidak boleh ada pengembangan," kata dia. 

    Dia memastikan kemunculan kembali posisi itu sudah melalui kajian. Posisi wakil panglima TNI bukan suatu hal yang mendadak dimunculkan Presiden Joko Widodo.
        
    Ma'ruf belum mau mengungkap nama calon wakil panglima TNI. Dia minta semua pihak menunggu pengumuman presiden. 

    Presiden Joko Widodo mengaktifkan kembali posisi wakil panglima TNI melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia. Posisi wakil panglima TNI dihapus di era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur melalui Keppres tertanggal 20 September 2000. Sosok terakhir yang menjabat yakni Fachrul Razi yang kini menjabat Menteri Agama.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id