Izin Darurat Keluar, IDI Ingin Polemik Halal-Haram Vaksin Dihentikan

    Cindy - 11 Januari 2021 17:51 WIB
    Izin Darurat Keluar, IDI Ingin Polemik Halal-Haram Vaksin Dihentikan
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng Mohammad Faqih meminta masyarakat menghentikan polemik halal-haram vaksin covid-19 produksi Sinovac, Tiongkok. Pasalnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan izin pemakaian darurat atau emergency use authorization (EUA).

    "Karena kesimpulan prosedur keilmuan (vaksin Sinovac) sudah kita dapatkan bersama," kata Daeng dalam konferensi pers virtual, Senin, 11 Januari 2021.

    Menurut dia, prosedur keilmuan vaksin Sinovac telah dibeberkan BPOM. Uji klinis, penilaian terhadap keamanan dan efektivitas, hingga penilaian kesucian dan kehalalan vaksin tersebut sudah dipaparkan.

    Baca: Breaking News: BPOM Izinkan Pemakaian Darurat Vaksin Sinovac

    Vaksin coronavac dari uji klinis di Bandung menunjukkan efikasi sebesar 65,3 persen. Angka tersebut sesuai dengan persyaratan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni minimal efikasi vaksin 50 persen.

    "Hari ini kita mendengarkan kesimpulan bahwa prosedur yang sudah dilakukan dengan profesional dan hati-hati, sebuah prosedur keilmuan menyatakan bahwa vaksin ini aman dan efektif dan dinyatakan vaksin ini suci dan halal," ujar dia.

    IDI, kata dia, mendukung penuh vaksinasi di Indonesia. Pihaknya sepakat dengan prioritas tenaga kesehatan yang divaksinasi pertama.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id