Ba'asyir Menuju Jateng, Tanpa Pengawalan dan Hanya Dijemput Anaknya

    Rendy Renuki H - 08 Januari 2021 10:43 WIB
    Ba'asyir Menuju Jateng, Tanpa Pengawalan dan Hanya Dijemput Anaknya
    Abu Bakar Ba'asyir sesaat sebelum meninggalkan Lapas Kelas IIA Gunungsindur, Jawa Barat, Jumat 8 Januari (ANTARA/HO Istimewa)
    Jakarta: Abu Bakar Ba'asyir dinyatakan bebas murni dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gunungsindur, Bogor, Jumat 8 Januari 2021 pagi. Dia pun langsung menuju Sukoharjo, Jawa Tengah pulang ke kediamannya.

    Namun, tak ada pengawalan khusus kepada pimpinan Majelis Mujahidin Indonesia tersebut. Meski sebelumnya diberitakan Ba'asyir akan pulang dikawal Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) dan Densus 88.

    "Perjalanan ABB (Abu Bakar Ba'asyir) menuju kediaman di Sukoharjo, selain didampingi keluarga dan tim pengacara, juga dilakukan pengawalan oleh Densus 88 dan BNPT," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Rika Aprianti melansir Antara.

    Sementara, Kelapa Lapas Kelas IIA Gunungsindur, Mujiarto, mengatakan telah menyurati pihak keamanan hari ini. Dia menegaskan pihak Lapas hanya bertanggung jawab terhadap Ba'asyir sampai pintu gerbang lapas.

    Pihak Lapas tak lagi bertanggung jawab atas kewenangan pria 82 tahun itu saat dalam perjalanan ke Sukoharjo. Sehingga sisanya menjadi tanggung jawab pihak keamanan.

    "Jadi tanggung jawab kami hanya sampai pintu gerbang, selepas itu sudah jadi tanggung jawab mereka. Dalam arti selepas gerbang itu sudah tanggung jawab TNI, Polri dan petugas Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor," jelas Mujiarto.

    Ba'asyir dijemput kedua putranya saat keluar dari Lapas Kelas IIA Gunungsindur pagi tadi. Keduanya pun mengatakan tak ada rombongan lain yang menjemput di Lapas, maupun saat tiba di Sukoharjo nanti.

    "Hanya saya dan kakak (yang jemput), Umi (ibu) dan keluarga tidak ada yang ikut ke lapas. Saat ini kami sedang dalam perjalanan ke rumah, mohon doanya agar rombongan kami selamat sampai tujuan," ujar putra Ba'asyir, Abdul Rahim Ba'asyir.

    Sebelum dibebaskan, Ba'asyir terlebih dahulu melewati proses administrasi dan protokol kesehatan pencegahan dan penanggulangan covid-19. Hasil tes cepat antigen Ba'asyir dinyatakan negatif virus korona.

    Ba'asyir menjalani masa tahanan di Lapas Kelas IIA Gunungsindur sejak 2011 usai divonis 15 tahun penjara. Ia didakwa terbukti menggerakkan orang lain dalam penggunaan dana untuk melakukan tindak pidana terorisme.

    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id