Bimbingan teknis tak diwajibkan

    Kemenag Bekali Wawasan Kebangsaan ke Pendakwah

    Kautsar Widya Prabowo - 18 Februari 2020 21:06 WIB
    Kemenag Bekali Wawasan Kebangsaan ke Pendakwah
    Ilustrasi. Media Indonesia
    Jakarta: Kementerian Agama akan mengadakan bimbingan teknik (bimtek) terhadap pendakwah di setiap provinsi. Salah satu materi pelatihan terkait wawasan kebangsaan. 

    "Semua ustaz paham dengan zakat, tapi tentang kewarganegaraan mereka tahu atau tidak. Seperti pemahaman undang-undang. Sebabnya perlu pembinaan," kata Sekretaris Ditjen Pembinaan Masyarakat  Islam Kemenag, Tarmizi Tohor, di Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Selasa, 18 Februari 2020. 

    Menurut dia, pendakwah perlu menguasai hal itu. Wawasan kebangsaan bukan untuk sertifikasi mereka, melainkan pelatihan dan bimbingan teknis semata.

    "Sertifikasi ada UU ada lembaganya, disertifikasi itu ada gajinya. Ini namanya bimtek (bimbingan teknis), peningkatan kompetensi mubalig," tuturnya.

    Kemenag Bekali Wawasan Kebangsaan ke Pendakwah
    Menteri Agama Fachrul Razi. Medcom.id/Ilham Pratama Putra

    Nantinya pendakwah dengan sertifikat bimtek dapat digunakan oleh kementerian dan lembaga dalam menyiarkan Agama Islam. Kementerian dan lembaga yang membutuhkan daftar nama para pendakwah bisa meminta ke Kemenag.

    "Kita tidak merekomendasikan, kalau ada yang minta (daftar pendakwah bersertifikat) ini yang sudah kita latih," tuturnya.

    Lebih lanjut, program yang dicanangkan berjalan tahun ini, tidak bersifat wajib. Dikhawtirkan akan menimbulkan polemik ditengah masyrakat jika pendakwah diwajibkan mengikuti pelatihan dari Kemenag. 

    "Kita hormati mubalig (pendakwah) kita, mereka harapan kita. (Sebagai) pencerahan di tengah masyarakat," pungkasnya. 



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id