Pemerintah Klaim Sudah Mengantisipasi Puncak Penyebaran Korona

    Theofilus Ifan Sucipto - 16 Maret 2020 16:41 WIB
    Pemerintah Klaim Sudah Mengantisipasi Puncak Penyebaran Korona
    Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
    Bogor: Pemerintah mengeklaim sudah mengantisipasi puncak penyebaran virus korona (covid-19) yang bersinggungan dengan bulan Ramadan. Puncak penyebaran virus korona diperkirakan terjadi antara 60-80 hari terhitung sejak 2 Maret 2020.

    "Semua sudah disiapkan sejak dua minggu lalu," kata Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin, 16 Maret 2020.

    Jokowi mengatakan pemerintah menyiapkan 132 rumah sakit pemerintah dan 109 rumah sakit TNI untuk merawat pasien suspect maupun positif korona. Pemerintah juga menyiagakan 65 rumah sakit Polri. "Kalau tidak cukup, kita akan melibatkan rumah sakit swasta," imbuh Jokowi.

    Jokowi telah memerintahkan Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk mengamankan stok bahan pangan, seperti beras, bawang putih, dan gula. "Bahan pokok betul-betul tersedia dan siap melalui Bulog," ujar Jokowi.

    Baca: 20 Pasien Korona Masih Dirawat di RSUP Persahabatan

    Badan Intelijen Negara (BIN) bersama sejumlah pihak terkait membuat model masa puncak penyebaran virus korona (covid-19) di Indonesia. Puncak penyebaran virus korona diduga terjadi saat bulan Ramadan.

    "Jadi kalau dihitung-hitung, masa puncak itu mungkin jatuhnya di Mei, bulan puasa," ujar Deputi V BIN, Mayjen TNI Afini Boer saat diskusi Melawan Korona di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 13 Maret 2020.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id