Kementerian PPPA: Masih Ada Perempuan Benarkan Suami Memukul Istri

    Antara - 09 Maret 2021 23:48 WIB
    Kementerian PPPA: Masih Ada Perempuan Benarkan Suami Memukul Istri
    Ilustrasi: Medcom.id



    Jakarta: Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan dalam Rumah Tangga dan Rentan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Valentina Gintings mengatakan masih ada perempuan yang membenarkan suami berperilaku kasar. Kondisi ini diketahui dari Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI).

    "Salah satu pertanyaan di survei tersebut, apakah setuju seorang suami dibenarkan memukul istrinya karena keadaan tertentu," kata Valentina dalam webinar, Selasa, 9 Maret 2021.

     



    Menurut dia, hasilnya 32 persen perempuan usia 15-64 tahun menyatakan setuju bila suami memukul istri karena satu dari lima alasan. Sementara itu, 17 persen laki-laki setuju pada hal tersebut.

    Baca: KDRT Mendominasi Kasus Kekerasan pada Perempuan

    "Terbayang tidak bahwa masih ada perempuan yang membenarkan suami untuk memukul istri karena lima alasan itu," kata dia.

    Alasan pembenaran terhadap kekerasan teratas ialah bila istri menelantarkan anak. Alasan lain dengan persentase terendah, yakni pergi tanpa pamit, menolak hubungan seksual, membantah suami, dan menghanguskan masakan.

    Kementerian PPPA, kata dia, sejatinya terus berusaha menurunkan tingkat kekerasan terhadap perempuan. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

    Kepala Negara mengupayakan peningkayan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan, peningkatan peran ibu dan keluarga dalam pendidikan dan pengasuhan anak, dan penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Penurunan persentase anak yang bekerja dan pencegahan perkawinan anak juga menjadi target pemerintah.


    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id