• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 20 AGUSTUS 2018 terkumpul RP 13.813.894.338

Tanah Labil Membahayakan Upaya Pencarian Korban Gempa

Whisnu Mardiansyah - 10 Agustus 2018 18:41 wib
Tim gabungan berupaya mengevakuasi warga yang tertimbun longsor
Tim gabungan berupaya mengevakuasi warga yang tertimbun longsor di Lombok, Jumat 10 Agustus 2018, setelah gempa mengguncang, Medcom.id - Whisnu

Lombok: Tim gabungan kesulitan mengevakuasi empat warga yang diduga tertimbun longsor di Dusun Dompu Indah, Desa Selengan, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Longsor terjadi setelah gempa berkekuatan 7,0 SR mengguncang wilayah Lombok pada Minggu, 5 Agustus 2018.

Direktur Operasi Basarnas Brigjen Bambang Suryo mengatakan, semula, upaya pencarian menggunakan alat tradisional. Kemudian, mereka mengupayakan pencarian dengan alat berat.

"Tapi ternyata sulit diakses. Sebab ekskavator menimbulkan getaran dan berpotensi membahayakan tebing yang cukup suram," kata Bambang di Lombok, Jumat, 10 Agustus 2018.

Longsor susulan dapat membahayakan petugas yang tengah mencari korban. Kondisi tanah masih labil terhadap getaran. Apalagi gempa susulan masih sering terjadi. 

"Ada getaran eskalator itu tersendiri. apabila ada bencana akan membahayakan tebingnya yang cukup curam," ucapnya. 

Untuk mensiasati proses evakuasi, Basarnas menggunakan alat alcon penyedot air. Alat ini menyemprotkan air dengan tekanan tinggi yang mengikis longsoran tanah. 
 
"Sedikit-sedikit sehingga tanahnya akan terlihat turun kebawah dan korban. diantara tumpukan bisa terlihat," jelas Bambang. 

Tim Sar dari Badan SAR Nasional (Basarnas) masih berupaya mengevakuasi 4 warga Dusun Dompu Indah, Desa Selengan Kecamatan Kayangan Lombok Utara. 4 Warga itu diduga masih tertimbun longsor saat gempa 7,0 skala richter mengguncang Minggu 5 Juli lalu. 

Direktur Operasi Basarnas Brigjen Bambang Suryo di lokasi mengatakan diduga korban yang masih tertimbun sebanyak 4 orang. Berjenis kelamin 3 laki-laki dan 1 perempuan. 3 diantaranya masih satu keluarga. 

"Selasa kita dapat laporan, tadi keterima asistensi dan cek kesini langsung ketemu istrinya. Suami dan dua anaknya laki dan perempuan tertimbun. Dan satu orang tua laki-laki," kata Bambang kepada medcom.id di lokasi Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Jumat 10 Agustus 2018. 


(RRN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.