comscore

Warga Nigeria Meninggal di Rumah Detensi Imigrasi Jakarta

Antara - 11 November 2021 08:06 WIB
Warga Nigeria Meninggal di Rumah Detensi Imigrasi Jakarta
Ilustrasi. Medcom.id
Jakarta: Direktorat Jendral Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM membenarkan warga negara asing (WNA) asal Nigeria, Kingsley Chukwuebuka, 35, meninggal di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Jakarta, Kalideres, Jakarta Barat, pada Selasa, 9 November 2021. Kingsley diduga sakit.

"Kingsley meninggal dunia diduga karena serangan jantung dan kelelahan," kata Kabag Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Arya Pradhana Anggakara, dalam keterangan tertulis, Kamis, 11 November 2021.
Arya menjelaskan mengginggalnya Kingsley bermula ketika terjadi keributan di dalam Rudenim antara warga asing, petugas penjaga, dan polisi. Keributan terjadi karena penghuni Rudenim menolak dipindahkan ke sel lain oleh para petugas.

Setelah kericuhan selesai dan tahanan dipindahkan ke sel lain, petugas melihat kondisi Kingsley sudah lemas. Dia langsung dibawa ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres untuk diberikan penanganan.

Belum sampai di rumah sakit, Kingsley sudah dinyatakan meninggal. Dokter sempat melakukan upaya penyelamatan di rumah sakit. Namun hal tersebut tidak mengubah apa pun.

Baca: Otak Pinjol Ilegal WN Tiongkok Hendak Kabur ke Turki

Petugas pun memindahkan beberapa penghuni sel yang terlibat kericuhan ke tempat lain guna menjaga kondisi Rudenim tetap aman. “Kami pindahkan mereka ke ruang Detensi Ditjen lmigrasi, yang selanjutnya disebar ke ruang detensi Kantor lmigrasi Jakarta Barat, Kantor lmigrasi Jakarta Timur, Kantor lmigrasi Jakarta Selatan dan Kantor lmigrasi Jakarta Pusat,” jelas dia.

(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id