comscore

Jokowi Perintahkan Pencegahan Maksimal Varian Omicron

Theofilus Ifan Sucipto - 28 November 2021 21:46 WIB
Jokowi Perintahkan Pencegahan Maksimal Varian Omicron
Ilustrasi: Medcom.id
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan pencegahan maksimal terhadap covid-19 varian B.1.1.529 atau omicron. Indonesia tidak boleh kecolongan sehingga varian baru virus korona tersebut masuk.

“Presiden memerintahkan betul-betul dicermati dan keputusan yang dibuat yang paling baik buat negeri kita,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam telekonferensi di Jakarta, Minggu, 28 November 2021.
Menurut dia, perintah itu disampaikan pada Minggu siang. Luhut langsung mengoordinasikan rapat bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Mayjen Suharyanto, dan sejumlah epidemiolog dari berbagai perguruan tinggi.

Luhut menyebut langkah pencegahan varian omicron bakal dievaluasi dalam dua minggu. Namun, dia tidak menutup kemungkinan evaluasi digelar lebih cepat.

Baca: 3 Potensi Dampak Buruk Varian Omicron Tengah Diteliti

“Tergantung informasi yang kita dapatkan dari WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) dan lembaga-lembaga kredibel lainnya,” papar dia.

Sementara itu, Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) memberlakukan aturan baru mencegah masuknya varian omicron. Warga asing asal delapan negara di Afrika dilarang masuk ke Republik Indonesia (RI).

Selain itu, Ditjen Imigrasi menangguhkan sementara pemberian visa kunjungan dan visa tinggal terbatas bagi warga dari delapan negara tersebut. Larangan kedatangan tertuang dalam surat edaran Ditjen Imigrasi yang mulai berlaku pada Senin, 29 November 2021.

Berikut delapan negara yang kena larangan masuk RI imbas varian omicron: 

  1. Afrika Selatan, 
  2. Botswana, 
  3. Namibia, 
  4. Zimbabwe, 
  5. Lesotho, 
  6. Mozambique, 
  7. Eswatini, dan 
  8. Nigeria.

Di luar kedelapan negara ini, Ditjen Imigrasi masih memberlakukan pembatasan. Hal ini sesuai Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 34 Tahun 2021 tentang Pemberian Visa dan Izin Tinggal Keimigrasian dalam Masa Penanganan Penyebaran Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

(OGI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id