Edukasi Pemulasaraan Jenazah Korona Diminta Digencarkan

    Candra Yuri Nuralam - 09 April 2020 13:18 WIB
    Edukasi Pemulasaraan Jenazah Korona Diminta Digencarkan
    Ilustrasi petugas pemakaman menurunkan peti jenazah pasien covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Senin, 30 Maret 2020. Antara/Muhammad Adimaja
    Jakarta: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta pemerintah menggencarkan sosialisasi terkait pemulasaraan jenazah karena virus korona (covid-19). Komnas HAM mengecam tindakan penolakan penguburan jenazah korban korona oleh masyarakat.

    "Keterbukaan informasi dan edukasi penting diberikan ke masyarakat, kesadaran akan informasi yang cukup merupakan poin yang sangat penting," kata anggota tim pengkajian dan penelitian covid-19 Komnas HAM, Kania Rahma Nureda, di Jakarta, Kamis, 9 April 2020.

    Kania mengatakan ketakutan masyarakat terhadap virus korona menimbulkan stigma negatif pada penguburan jenazah. Hal ini cenderung membuat diskiminasi di kalangan masyarakat.

    Dia meminta pemerintah bergerak cepat mengedukasi terkait penguburan jenazah karena korona. Kania meminta pemerintah menggandeng pemuka agama memberikan edukasi ke masyarakat.

    (Baca: Tak Perlu Tolak Jenazah Pasien Covid-19, Pahami Fakta Ilmiahnya)

    "Pimpinan daerah yang memberikan edukasi bahwa stigmatisasi itu sebetulnya memberikan keresahan bagi masyarakat karena informasi yang kurang, dan benar itu masyarakat menjadi resah, dan takut," ujar Kania.

    Sebelumnya, juru bicara pemerintah untuk penanganan korona Achmad Yurianto memastikan pasien positif korona yang meninggal ditangani khusus. Hal ini mengantisipasi penyebaran korona lewat jenazah.

    Penanganan khusus meliputi pemulasaraan mulai dari perawatan jenazah, memandikan, dan mengafani. Setiap tahapan dilakukan dengan hati-hati karena virus berpotensi menulari petugas pengurus jenazah.

    "Bagaimanapun, petugas kita jangan sampai ketularan," ujar Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu, 11 Maret 2020.

    Yuri mengatakan standar operasional prosedur (SOP) pemulasaraan khusus tidak hanya dilakukan untuk jenazah pasien covid-19. Hal sama dilakukan untuk seluruh penyakit menular lainnya.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id