Cuma Akal-akalan, Ini Motif Pelaku Bikin Cerita Babi Ngepet

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 29 April 2021 18:45 WIB
    Cuma Akal-akalan, Ini Motif Pelaku Bikin Cerita Babi Ngepet
    AI pelaku penyabar kabar bohong babi ngepet (Medcom.id)



    Jakarta: Kasus babi ngepet di Bedahan, Sawangan, Kota Depok Jawa Barat terbukti hoaks. Polisi pun sudah menangkap pelaku penyebar cerita bohong yang viral di media sosial (medsos).

    "Kami telah menetapkan satu orang tersangka AI yang juga merupakan warga setempat," kata Kapolrestro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar, di Mapolrestro Depok, Kamis.






    Polisi pun membeberkan niat pelaku mengarang cerita bohong soal babi jadi-jadi tersebut.  AI yang juga warga setempat itu, ingin dirinya terkenal.

    “Tujuan mereka adalah supaya dia lebih terkenal di kampungnya. Karena ini merupakan salah satu tokoh lah sebenarnya, tapi tokoh nggak terlalu terkenal," kata Imran.

    Ia juga menambahkan bahwa, cerita ini terinspirasi dari keluhan warga yang kehilangan uang  sebesar Rp1 juta dan Rp2 juta yang kejadiannya setiap malam Selasa dan malam Sabtu. Mendengar kabar tersebut, AI bersama keenam sohibnya menyusun cerita babi ngepet.

    Saking niatnya, AI pun sampai merogoh kocek untuk membeli babi. Babi itu ia beli secara online seharga Rp900 ribu dengan ongkos kirim Rp200 ribu.

    AI pun meminta maaf atas perbuatannya tersebut. Ia mengakui bahwa hal tersebut fatal.

    “Saya khilaf keyakinan lemah iman saya turun sebagai manusia setan masuk ke dalam saya sehingga punya pikiran yang sangat jahat dan tidak masuk akal,” ungkap AI.

    Atas perbuatannya tersebut  AI terancam hukuman penjara selama 10 tahun. Ia dikenakan Pasal 14 ayat 1 dan atau ayat 2 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

    (ACF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id