Wapres Minta Lansia Tidak Ragu Divaksinasi Covid-19

    Kautsar Widya Prabowo - 06 April 2021 20:15 WIB
    Wapres Minta Lansia Tidak Ragu Divaksinasi Covid-19
    Wakil Presiden Ma'ruf Amin. MI/Adam Dwi



    Jakarta: Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin meminta kelompok lanjut usia (lansia) tidak ragu ikut vaksinasi covid-19. Lansia merupakan kelompok paling rentan terpapar covid-19.

    "Misalnya ada ketakutan kalau terjadi apa-apa (efek vaksin). Ini dari pengalaman-pengalaman itu tidak ada masalah," ujar Ma'ruf di sela kunjungan ke Pariaman, Sumatra Barat, Selasa, 6 April 2021.






    Ma'ruf mendorong pemerintah daerah (pemda) setempat mempercepat vaksinasi bagi kelompok prioritas. Hal ini sebagai upaya mewujudkan kekebalan kelompok terhadap 70 persen populasi atau 181 juta masyarakat Indonesia.

    "Semua harus divaksin, makanya para ulama menyatakan bahwa divaksin itu wajib hukumnya fardu kifayah," tutur dia.

    (Baca: Persedian Vaksin Covid-19 Menipis, Kelompok Lansia Menjadi Prioritas)

    Ia mengingatkan menghilangkan penyakit dan menjaga diri atau orang lain dari penyakit merupakan hal wajib. Vaksin menjadi upaya bersama menghilangkan penularan virus covid-19.

    Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan persediaan vaksin covid-19 di Indonesia menipis. Vaksinasi akan diprioritaskan kepada kelompok lansia di atas 60 tahun.

    "Dengan adanya keterbatasan vaksin di bulan April ini kita arahkan agar disuntikkan untuk para lansia," ujar Budi dalam konferensi pers secara virtual, Senin, 5 April 2021.

    Kemenkes mencatat 1,5 juta orang yang terpapar covid-19, 10 persen berusia 60 tahun ke atas. Lansia yang meninggal mencapai 50 persen dari total kasus kematian akibat covid-19.

    "Kalau kita lihat yang masuk rumah sakit yang wafat untuk non-lansia hanya sekitar 10 persen dari total yang masuk, tapi kalau lansia hampir tiga kali," tutur dia.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id