Critical Eleven, Masa Kritis Dalam Penerbangan

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 10 Januari 2021 17:55 WIB
    Critical Eleven, Masa Kritis Dalam Penerbangan
    Illustration (Photo: Medcom.id)
    Jakarta: Pengguna pesawat terbang pasti tidak asing dengan istilah take off (lepas landas), landing (mendarat), bahkan safe flight. Namun, kekinian sebagai pengguna jasa pesawat terbang juga mesti mengerti istilah critical eleven.

    Dilansir dari Flight Safety.org, critical eleven ini adalah 11 menit paling kritis dalam penerbangan. Karena kurun waktu sebelas menit ini menentukan selamat atau tidaknya penerbangan.

    Dijelaskan dalam Flight Safety.org, masa sebelas menit paling krusial ini dibagi menjadi dua. Ketika 3 menit setelah landas dan 8 menit sebelum mendarat atu saat akan landing. Dalam masa critical eleven ini awak kokpit (pilot dan kopilot) harus benar-benar fokus dalam menangani instrument flight control yang ada didalam kokpit.

    Perlu diketahui  statistik mencatat bahwa 80 persen kecelakaan pesawat terjadi pada rentang waktu sebelas menit tersebut.

    Untuk tanda critical eleven, ketika 3 menit lepas landas tanda sabuk pengaman berhenti menyala. Kemudian waktu 8 menit krusial berikutnya ditandai dengan tanda sabuk pengaman menyala dan awak kabin memberi pengumuman jika pesawat akan segera mendarat.

    Untuk itu, awak kokpit selalu memberi instruksi kepada para penumpang seperti mematikan ponsel, menutup meja, menegakkan sandaran kursi, membuka tirai jendela, dan menggunakan seat belt. Aturan-aturan ini diberikan untuk mendukung jalannya evakuasi apabila kondisi darurat dan juga menunjang keselamatan penerbangan.

    Kenapa hal-hal tersebut wajib ditaati, berikut penjelasannya:

    Mematikan Ponsel

    Mamatikan ponsel ini mesti ditaati guna membantu pilot berkomunikasi dengan pihak ATC (Air Traffic Controller). Karena itu ini merupakan cara yang terbaik ketika berada di pesawat.

    Mengenakan Sabuk Pengaman (seat bealt)


    Fungsi anda menggunakan seat bealt adalah untuk
    untuk menjaga kestabilan penumpang, sehingga tidak mengganggu keseimbangan pesawat saat terbang.

    Melipat Meja dan Menegakkan Sandaran Kursi

    Fungsi dari melipat dan menegakan kembali sandara kursi adalah apabila penumpang mesti melakukan emergency landing, seluruh penumpang bisa selamat. Apabli hal tersebut tidak dilakukan ada kemungkinan penumpang terjebak di tempat duduknya.

    Selain itu, ketika di masa 11 kritis ini penumpang juga disarankan untuk tidak tidur, mendengarkan musik. Tujuannya agar penumpang bisa mendengarkan instruski dari awak kabin.

    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id