ITAGI Dorong Akurasi Sasaran Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua

    Fachri Audhia Hafiez - 18 Februari 2021 09:57 WIB
    ITAGI Dorong Akurasi Sasaran Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua
    Ilustrasi. Medcom.id



    Jakarta: Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) mendorong akurasi data sasaran penerima vaksinasi covid-19 tahap dua. Data akan membantu menganalisis cakupan peserta yang telah mendapat suntikan vaksin.

    "Sinkronisasi data, dan hal lainnya tentu harus terus dilakukan dan hal tersebut akan memengaruhi angka cakupan dari program vaksinasi ini," kata anggota ITAGI Kuntjoro Harimurti dalam keterangan tertulis, Kamis, 18 Februari 2021.






    Menurut Kuntjoro, pemerintah juga perlu memperhatikan proses pendaftaran calon penerima vaksinasi. Penerima vaksin diharapkan sesuai dengan target sasaran.

    "Masalah teknis pendaftaran, pencatatan, dan sebagainya itu perlu untuk diperbaiki, baik oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui aplikasinya, maupun oleh dinas-dinas kesehatan di daerah," ujar dia.

    Kuntjoro menilai vaksinasi covid-19 tahap dua lebih menantang ketimbang tahap pertama kepada tenaga kesehatan. Sebab, tenaga kesehatan sudah memahami seputar risiko penularan covid-19 jika tak divaksin.

    "Sementara untuk masyarakat umum, tentu kita masih perlu melihat kembali sejauh mana penerimaannya, meski saya mendapat informasi bahwa penerimaan vaksinasi covid-19 di masyarakat sejauh ini cukup baik," ujar Kuntjoro.

    Dokter spesialis penyakit dalam ini juga menyampaikan vaksinasi merupakan kesempatan memutus rantai penularan covid-19. Publik yang sudah divaksin juga tak boleh melepas protokol kesehatan.

    "Jangan merasa kebal terhadap covid-19 walau sudah divaksinasi, tetap harus menjaga protokol kesehatan," ucap Kuntjoro.

    Vaksinasi covid-19 tahap dua dimulai Rabu, 17 Februari 2021. Target sasarannya sebanyak 38 juta jiwa hingga Mei 2021. Tahapan ini dimulai di Pulau Jawa dan Bali.

    Baca: 38 Juta Orang Divaksinasi Covid-19 Tahap Dua, Ini Rinciannya

    Pemerintah juga sudah mendata kelompok yang masuk kategori prioritas pemberian vaksin tahap dua. Kelompok itu meliputi pedagang pasar, lansia, pedagang pasar, tenaga pengajar atau pendidik, tokoh agama, wakil rakyat, pejabat pemerintah, dan aparatur sipil negara (ASN).

    Kemudian, pihak keamanan, petugas pariwisata, pelayanan publik, dan pekerja tranportasi publik. Atlet serta wartawan dan pekerja media juga menjadi bagian dari prioritas pemberian vaksin covid-19 tahap dua.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id