Kasus Terus Meningkat, Satgas Tegaskan Covid-19 Bukan Konspirasi

    Theofilus Ifan Sucipto - 13 Oktober 2020 11:39 WIB
    Kasus Terus Meningkat, Satgas Tegaskan Covid-19 Bukan Konspirasi
    Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo/Medcom/Theofilus Ifan Sucipto
    Jakarta: Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo, menegaskan virus korona (covid-19) bukan konspirasi. Hal itu ditunjukkan dari terus meningkatnya kasus covid-19 di seluruh negara, termasuk Indonesia.

    “Tidak boleh lagi ada alasan yang mengatakan bahwa covid-19 rekayasa atau konspirasi,” tegas Doni dalam acara puncak Bulan Pengurangan Risiko Bencana di Gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Selasa, 13 Oktober 2020.

    Secara global, sebanyak 35 juta orang telah terpapar covid-19 dengan korban jiwa mencapai lebih dari satu juta orang. Di Indonesia, jumlah kasus covid-19 sudah lebih dari 300 ribu orang dan kasus kematian mendekati 12 ribu orang.

    “Meskipun angka sembuh juga lebih dari 250 ribu orang,” ujar dia.

    Doni mengatakan sosialisasi protokol kesehatan merupakan keniscayaan. Apalagi, sebanyak 17 persen masyarakat Indonesia sangat yakin tidak akan terpapar virus yang pertama kali menyerang Wuhan, Tiongkok itu.

    Doni mengingatkan penularan covid-19 terjadi antarmanusia. Penularan ini berbeda dengan flu babi dan flu burung yang berasal dari hewan.

    Baca: Jangan Tunda Berobat Jika Merasakan Gejala Awal Covid-19

    Menurut Doni, masyarakat dengan mudah menghindari orang dengan gejala sakit. Namun, penularan yang sulit dihindari yakni dari orang tanpa gejala (OTG). Karena OTG juga merasa badannya sehat.

    “Kesimpulannya yang bahaya bukan orang sakit tapi justru OTG,” tutur dia.

    (AZF)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id