comscore

Kasus Omicron Naik Drastis, Ini Gejala Terbanyak

Sri Yanti Nainggolan - 05 Januari 2022 10:13 WIB
Kasus Omicron Naik Drastis, Ini Gejala Terbanyak
Juru bicara vaksinasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi. foto: tangkapan layar
Jakarta: Kementerian Kesehatan RI mengumumkan jumlah kasus terkonfirmasi varian Omicron di Indonesia bertambah 92 pasien pada Selasa, 4 Desember 2021. Pasien varian ini didominasi oleh warga negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari luar negeri.

"Mayoritas (penularan) masih didominasi pelaku perjalanan luar negeri," tutur Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi dilansir dari Antara, Rabu, 5 Desember 2021. 
Ia menjelaskan bahwa kebanyakan pasien varian Omicron tanpa gejala atau gejala ringan. "Gejala paling banyak adalah batuk (49 persen) dan pilek (27 persen)," beber Nadia. 

Nadia mengatakan terjadi penambahan 92 kasus konfirmasi baru di Indonesia sehingga total kasus Omicron menjadi 254 kasus. Detailnya, 239 kasus dari pelaku perjalanan internasional (imported case) dan 15 kasus transmisi lokal.

Baca: Jakarta PPKM Level 2, Anak Tak Wajib Ikut PTM

Nadia mengungkapkan Omicron memiliki tingkat penularan yang jauh lebih cepat dibandingkan varian Delta. Sejak ditemukan pertama kali pada 24 November 2021 di Afrika Selatan, kini Omicron telah terdeteksi di lebih dari 110 negara dan diperkirakan akan terus meluas.

Pada level nasional, lanjut dia, pergerakan Omicron juga terus meningkat sejak pertama kali dikonfirmasi pada 16 Desember 2021.

Nadia mengimbau seluruh daerah untuk memperkuat kegiatan 3T (testing, tracing, treatment) dan aktif melakukan pemantauan apabila ditemukan klaster baru covid-19. Ia juga meminta agar masyarakat segera melaporkan dan berkoordinasi dengan pusat apabila ditemukan kasus konfirmasi Omicron di wilayahnya.

(SYN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id