comscore

Kerap Bentrok dengan Polri, Panglima TNI Minta Prajurit Patuhi UU

Siti Yona Hukmana - 03 Desember 2021 15:07 WIB
Kerap Bentrok dengan Polri, Panglima TNI Minta Prajurit Patuhi UU
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Foto: Medcom/Yona
Jakarta: Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyoroti pertikaian yang kerap terjadi antara anggota TNI dan Polri di lapangan. Andika meminta prajuritnya mematuhi perundang-undangan mencegah kejadian serupa. 

"Saya menginginkan jajaran kami untuk lebih disiplin lagi dalam memegang peraturan perundangan. Itu sesuai dengan prioritas saya pada saat fit and proper test," kata Andika dalam arahannya pada Apel Kasatwil Polri Tahun Anggaran (TA) 2021 di Bali, Jumat, 3 Desember 2021. 

 



Andika meminta prajurit TNI bisa membantunya mewujudkan janji-janji saat uji kepatutan dan kelayakan di Komisi I DPR beberapa waktu lalu. Permintaan itu juga disampaikan Panglima kepada jajaran Polri. 

"Kalau soal kita jalan bareng, kemudian di beberapa pendidikan, itu kan sudah kita mulai, tapi saya ingin mungkin sedikit yang lebih awal, yaitu mencegah jangan sampai ada potensi yang nantinya akan membuat bentrokan," ungkap jenderal TNI bintang empat itu.

Menurut Andika, sinergitas TNI-Polri bisa rusak akibat bentrokan di akar rumput. Maka itu, dia meminta Polri melaporkan kesalahan anggotanya untuk mencegah bentrokan sedini mungkin. 

"Ini cara yang lebih bagus. karena apa, kan mencegah. Sebab, kalau ini berjalan terus-menerus, nantinya di lapangan pun akan menyulitkan bagi semua pihak," kata Andika. 

Andika memastikan akan memanggil anggota untuk mengingatkan tidak melanggar hukum. Sehingga, bentrokan dapat dicegah.

Baca: Panglima TNI Bakal Proses Hukum Prajurit Terlibat Bentrok di Timika

"Karena memang kami yang di atas kan tidak selalu tahu. Jadi, itu yang saya imbau, sekecil apapun kalau ada potensi di bawah itu kalau memang bisa dilaporkan, itu lebih bagus," ujar mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut. 

Aparat TNI-Polri bentrok beberapa waktu lalu. Pertama, TNI-Polri adu jontos di depan pos lantas Mutiara Mardika Ambon, Maluku, sekitar pukul 16.00 WIB, Rabu, 24 November 2021.

Peristiwa itu dipicu anggota TNI tak terima anggota keluarganya ditilang polisi lalu lintas (Polantas) Polresta Ambon. Anggota TNI yang berasal dari Kodam Pattimura memukul anggota polantas hingga tersungkur. Kedua belah pihak disebut telah berdamai. Namun, pemberian sanksi disiplin tetap diproses.

Peristiwa kedua, TNI-Polri dari Satgas Nanggala Kopassus dan Satgas Amole terlibat bentrok di Mess Hall, Tembagapura, Mimika, Papua, pada Sabtu, 27 November 2021. Peristiwa itu dipicu komplain terkait harga rokok yang dijual enam orang anggota Satgas Amole. 

Sebanyak 20 anggota TNI dari Satgas Nanggala mengeroyok enam anggota Polri. Akibatnya, anggota polisi mengalami luka-luka. Kedua belah pihak diklaim telah berdamai. Namun, anggota TNI-Polri yang terlibat bentrok dipastikan akan dikenakan sanksi disiplin.

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id