Menag: Tidak Ada Radikalisme di Pesantren

    Theofilus Ifan Sucipto - 22 Oktober 2021 11:42 WIB
    Menag: Tidak Ada Radikalisme di Pesantren
    Santri. Foto: MI/Abdus Syukur



    Jakarta: Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menjamin pondok pesantren di Indonesia bebas dari radikalisme. Yaqut hakulyakin ideologi kekerasan tak akan diajarkan di lembaga pendidikan berbasis Islam.

    “Tidak ada radikalisme di pesantren. Catat itu,” tegas Yaqut dalam peringatan Hari Santri Nasional di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat, 22 Oktober 2021.

     



    Menag Yaqut menyebut pondok pesantren di Indonesia mengajarkan ilmu-ilmu agama yang moderat. Lembaga pendidikan yang mengeklaim sebagai pesantren tetapi mengajarkan radikalisme justru perlu dipertanyakan.

    Baca: Jokowi: Indonesia Harus Jadi Pusat Gravitasi Syariah Dunia

    “Quote-on-quote, benar pesantren atau tidak karena definisi pesantren jelas,” papar politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

    Menurut Yaqut, pesantren ialah tempat yang paling aman dan baik. Pasalnya, para santri menimba pendidikan dengan terpusat yang dilengkapi pembinaan akhlak serta budi pekerti.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id