Polda Metro: Pimpinan Siapkan Sanksi Tegas Untuk Bripka Suroto

    Deny Irwanto - 16 Juli 2016 01:42 WIB
    Polda Metro: Pimpinan Siapkan Sanksi Tegas Untuk Bripka Suroto
    Ilustrasi penaangkapan--Antara/M Agung Rajasa
    medcom.id, Jakarta: Bripka Suroto, anggota Polsek Cempaka Putih saat ini masih ditahan di Mapolsek Taman Sari untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang berupaya menjebak driver Go-jek, Sigit, dengan cara menyelipkan sabu di kantong jaket korban.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengatakan, semua pelanggaran yang dilakukan anggota kepolisian pasti akan ditindak secara hukum dan ada sanksi pemberhentian.

    "Kalau ada anggota yang melakukan tindakan seperti itu, pimpinan tidak segan-segan melakukan pemecatan terhadap yang bersangkutan," kata Awi di Mapolda Metro Jaya, Jumat (15/7/2016).

    Awi menjelaskan, hukuman yang diterima Suroto mesti melalui jalur pembuktian terlebih dulu. Jika terbukti bersalah, dua hukuman untuk Suroto menanti, yang pertama sanksi pidana dan yang kedua dikenakan sanksi disiplin dan kode etik.

    "Ancaman pidana atau hukuman pidana terhadap anggota yang bermasalah tidak menghapuskan sanksi dari institusi. Jadi kenanya double, justru lebih berat dari warga sipil," jelas Awi.

    Jika masyarakat kembali menemukan penyimpangan yang dilakukan anggota kepolisian, Awi meminta agar segera diaporkan kepada kantor polisi terdekat.

    Awi menjamin, pihak kepolisian terbuka untuk menerima laporan.

    Selain itu, laporan juga bisa dilakukan melalui Facebook atau Twitter Humas Polda Metro Jaya.

    "Yang kedua, masyarakat juga jangan mancing-mancing anggota kita untuk berbuat KKN. Jangan apabila tertangkap terus kongkalikong melakukan suap kepada anggota, itu kan akhirnya menjadi masalah juga.

    Jadi harus dari kedua belah pihak, masyarakat juga harus membantu polisi agar tidak terjadi KKN. Kami juga ada pengawasan internal," pungkas Awi.

    Bripka Suroto ditangkap tim buser Polsek Taman Sari karena berusaha menjebak Sigit, driver Go-Jek, dengan menyelipkan sabu di kantong jaket korban. Dia kongkalikong dengan dua temannya, Fahmi dan Ade. Belakangan Sigit diketahui adalah pegawai honorer Mahkamah Agung (MA).

    Aksi Suroto cs terbongkar setelah Sigit melapor ke Polsek Taman Sari. Suroto dan Ade diciduk di sebuah minimarket di daerah Hayam Wuruk, Taman Sari, Jakarta Barat, Selasa 12 Juli.



    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id