Pemda Malas Update Data, Pembagian Bansos Pasti Berantakan

    Nur Azizah - 26 Juni 2020 13:31 WIB
    Pemda Malas <i>Update</i> Data, Pembagian Bansos Pasti Berantakan
    Menteri Sosial, Juliari P Batubara usai Rapat Koordinasi Nasional Data Terpadu Kesejahteraan Sosial - Medcom.id/Yurike Budiman.
    Jakarta: Menteri Sosial Juliari P Batubara menyebut data penerima bantuan sosial (bansos) 100 persen berada di tangan pemerintah daerah (pemda). Pemda diminta aktif untuk memperbarui data.

    Jika pemda tak rajin memperbarui data, kata dia, maka pembagian bansos akan berantakan. Selain itu, penerima bantuan tak akan tepat sasaran.

    "Kalau pemdanya males update, ya data di daerahnya pasti data lama terus. Ya, 100 persen tergantung daerah," kata Juliari kepada Medcom.id, Jakarta, Jumat, 26 Juni 2020.

    Juliari mempertanyakan data mana yang digunakan pemda untuk pembagian bansos. Sebab, program bansos tak hanya berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos) semata, tapi juga dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), serta dari provinsi.

    "Yang diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) apa yang dari pemda? Apakah semua pemda menggunakan DTKS? Dan ingat, program bansos itu bukan hanya dari Kemensos, ada BLT dari dana desa, pemprov dan kabupaten/kota," ujar dia.

    Baca: Menteri Juliari Siap Dievaluasi Terkait Bansos

    Sebelumnya, Ketua DPR Puan Maharani berencana mengevaluasi bansos sembako yang diberikan pemerintah. Evaluasi ini untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

    "Bansos non-tunai yang diberikan pemerintah bagaimana mekanismenya? Siapa saja yang menerima, dan apakah penerima betul-betul merasakan manfaatnya?" kata Puan di Tangerang, Selasa, 23 Juni 2020.

    DPR, kata Puan, ingin memastikan bantuan yang diberikan sejak tiga bulan lalu itu diberikan kepada masyarakat yang tidak mampu. Evaluasi bansos itu juga untuk mengukur seberapa efektif bantuan di tengah pandemi korona.

    Menurut Puan, salah satu masalah dalam distribusi bansos adalah sosialisasi kepada masyarakat. Dia bilang, ada beberapa warga yang tidak mengetahui tanggal pembagian bansos.

    "Terkait tanggal ini penting sekali agar mereka itu datang bisa tepat tanggal," ujarnya.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id