Pemda Dipersilakan Realokasi APBD untuk Korona

    Cahya Mulyana - 19 Maret 2020 10:19 WIB
    Pemda Dipersilakan Realokasi APBD untuk Korona
    Ilustrasi korona. Medcom.id
    Jakarta: Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah merealokasi Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk memperkuat fasilitas kesehatan (faskes) menghadapi penyebaran virus korona (covid-19). Pemda perlu memberikan bantuan kepada masyarakat yang rentan secara ekonomi.

    “Ada peraturan Permendagri Nomor 20 Tahun 2020 serta Permenkeu Nomor 26 Tahun 2020 yang memberikan kewenangan kepada kepala daerah untuk melaksanakan realokasi anggaran dan cukup memberi tahu kepada DPRD," kata Tito di Jakarta, Kamis, 19 Maret 2020.

    Ia meminta penguatan faskes di seluruh pemerintah daerah. DPRD diminta mengawasi peningkatan kapasitas sistem kesehatan di daerah untuk memastikan langkah ini berjalan.

    Tito juga meminta penanggung jawab pemerintahan di daerah memberikan bantuan berupa sembako. Ini perlu mengingat kebijakan sosial distancing atau jarak sosial membuat tempat wisata tutup.

    (Baca: Sri Mulyani Gelontorkan Anggaran untuk Korona)

    "Otomatis ada pedagang yang sulit, mungkin bisa dibantu oleh pemerintah provinsi, kabupaten/kota, selain dari pemerintah pusat ada program bantuan tunai dan non-tunai,” tutur dia.

    Dia menuturkan realokasi anggaran juga dapat digunakan untuk membantu dunia usaha agar tetap berjalan menghidupi perekonomian di daerah. Sebab, virus korona tak hanya menimbulkan efek atau dampak kesehatan namun juga dampak ekonomi.

    “Bantu pengusaha kita paling tidak dengan kebijakan, agar usaha mereka survive tidak terjadi PHK. Fokus mungkin pada UMKM dan usaha mikro,” papar dia.

    Dia juga meminta agar daerah segera membelanjakan dana transfer dari pusat. Tito meminta dana dibelanjakan secara efektif dan tepat guna, utamanya dana desa.

    “Khusus kepada kepala desa saya juga minta seluruh kepala desa se-indonesia tolong secepat mungkin APBDesa-nya selesaikan, komunikasi dengan Bumdes, fokus pada padat karya, sehingga diajukan ke Kemenkeu dan segera ditransfer,” tutur dia.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id