Tiga Kelompok Masyarakat Membandel Protokol Kesehatan

    Theofilus Ifan Sucipto - 13 Juli 2020 17:54 WIB
    Tiga Kelompok Masyarakat Membandel Protokol Kesehatan
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid menyebut ada tiga kelompok masyarakat yang masih abai terhadap virus korona (covid-19). Setiap kelompok memiliki alasan untuk tidak menaati protokol kesehatan.

    "Pertama, sikap masyarakat yang benar-benar tidak peduli terhadap wabah ini," kata Usman dalam diskusi virtual di Jakarta, Senin, 13 Juli 2020.

    Usman mengatakan kelompok itu biasanya tidak memahami bahaya dan dampak covid-19. Sehingga mereka kerap abai, bahkan menganggap virus berbahaya itu sebagai konspirasi.

    Kelompok selanjutnya, yakni masyarakat yang abai karena melihat sikap pemerintah sejak covid-19 ditemukan. Usman mencontohkan pemerintah Indonesia malah membuka pariwisata saat negara lain menutup di awal pandemi.

    Baca: Pelanggar Lalin Meningkat 50 Persen di Masa PSBB Transisi

    Selain itu, kata Usman, ada pejabat yang mengabaikan kajian ilmiah. Salah satunya pernyataan covid-19 tidak akan masuk Indonesia karena masyarakatnya makan nasi kucing.

    "Sikap masyarakat ini mencerminkan sikap pemerintah," ujar dia.

    Kelompok masyarakat yang ketiga adalah melanggar karena terpaksa. Masyarakat harus keluar rumah untuk mencari pendapatan.

    Usman mengatakan biasanya kelompok ini berasal dari pekerja informal. Dia menilai masyarakat ini bukan tidak peduli, namun butuh bertahan hidup.

    "Ada dilema luar biasa antara mementingkan kesehatan dan kematian akibat pandemi," ucap Usman.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id