1,9 Juta Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia

    Antara - 06 Desember 2021 11:53 WIB
    1,9 Juta Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia
    Vaksin AstraZeneca. Foto: AFP



    Jakarta: Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Usman Kansong menyampaikan Indonesia kembali kedatangan 1,9 juta Vaksin AstraZeneca pada Minggu malam, 5 Desember 2021. Vaksin ini didapat melalui mekanisme pembelian langsung.

    “Dengan kedatangan vaksin tahap ke-147 berupa 1.932.000 dosis Vaksin AstraZeneca ini, maka total vaksin yang telah diterima Indonesia baik dalam bentuk jadi maupun bulk (bahan baku) adalah sebanyak 395.544.580 dosis,” kata Usman dalam keterangan tertulis, Senin, 6 Desember 2021.

     



    Menurut dia, kedatangan vaksin covid-19 ini menjadi wujud upaya pemerintah menjaga stabilitas stok demi kelancaran program vaksinasi. Pada akhir 2021, 80 persen dari total 208 juta sasaran vaksinasi ditargetkan sudah mendapatkan vaksin dosis pertama dan 60 persen untuk dosis dua.

    Masyarakat diharap tidak menunda vaksinasi dengan alasan menunggu merek vaksin tertentu. Seluruh merek dan jenis vaksin yang digunakan untuk program vaksinasi nasional dipastikan sama-sama baik dan berkhasiat.

    Usman Kansong menerangkan bila terus menunda vaksinasi, masyarakat akan rentan tertular covid-19. Selain itu, dampak tersebut bukan hanya dirasakan diri sendiri, melainkan orang-orang di sekitar.

    Baca: Arab Saudi Izinkan Jemaah Disuntik Vaksin Rusia untuk Ibadah Haji dan Umrah

    "Itulah mengapa pemerintah terus berusaha melakukan akselerasi cakupan vaksinasi agar semakin banyak orang tervaksin, terlindungi, dan kekebalan kelompok segera terbentuk,” kata Usman.

    Menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Usman juga mengingatkan masyarakat terus menjaga protokol kesehatan. Publik diharap menghindari mobilitas yang tak perlu dan menjauhi kerumunan. 

    “Serta tetap pakai masker. Dengan ikhtiar kita bersama, semoga kondisi yang cukup landai saat ini dapat terus dipertahankan, berlanjut hingga tahun depan tanpa adanya lonjakan kasus,” jelas dia.

    Vaksin untuk Indonesia


    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id