Vaksin Merah Putih Eijkman Masuk Tahap Peralihan ke Industri

    Antara - 21 Juli 2021 17:29 WIB
    Vaksin Merah Putih Eijkman Masuk Tahap Peralihan ke Industri
    Ilustrasi: Medcom.id



    Jakarta: Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Amin Soebandrio, mengatakan pengembangan bibit Vaksin Merah Putih pada tahap optimasi. Peneliti tengah beralih dari laboratorium ke industri.

    "Ini sedang bolak-balik dari lab ke industri," kata Amin di Jakarta, Rabu, 21 Juli 2021.

     



    Menurut dia, Eijkman mengembangkan Vaksin Merah Putih dengan platform subunit protein rekombinan. Bibit vaksin tersebut diberikan kepada PT Bio Farma. 

    Dalam tahap optimasi, Eijkman telah menempatkan penelitinya di PT Bio Farma untuk menyiapkan bibit vaksin. Di Bio Farma, bibit vaksin tersebut akan dikembangbiakkan.

    Baca: Stok Menipis, Pemerintah Diminta Segera Distrubusikan Vaksin ke Daerah

    Dia mencontohkan di laboratorium, peneliti mengerjakan bibit vaksin dalam skala kecil, hanya 100 mililiter. Di industri, proses skala besar bisa berlangsung hingga ratusan liter.

    Namun, peralihan dari laboratorium ke industri membutuhkan waktu yang tidak singkat karena ada beberapa proses. Salah satunya, upscaling untuk membiakkan bibit vaksin dalam jumlah besar.

    "Kita harus mencari kondisi yang terbaik supaya vaksin itu tetap memenuhi persyaratan aman, efektif, dan halal tapi juga yield-nya (perolehan) cukup tinggi sehingga bisa diproduksi dengan ekonomis," tutur Amin.

    Amin menuturkan uji klinis Vaksin Merah Putih diharapkan bisa dimulai pada akhir 2021 atau awal 2022. Vaksin covid-19 ini ditargetkan mendapatkan izin penggunaan darurat pada pertengahan 2022.

    Vaksin untuk Indonesia


    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.




    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id