Target 36 Juta Vaksin Covid-19 Mesti Didongkrak

    Fachri Audhia Hafiez - 12 Oktober 2020 07:19 WIB
    Target 36 Juta Vaksin Covid-19 Mesti Didongkrak
    Ilustrasi obat korona. Medcom.id
    Jakarta: Epidemiolog Universitas Indonesia (UI) Syahrizal Syarif menilai proyeksi pemberian vaksin virus korona (covid-19) pada tahap I atau kuartal IV 2020 sebanyak 36 juta orang belum cukup. Semakin banyak vaksin maka akan mempermudah pengendalian penyakit.

    "Kurang malah. Kan tambah banyak tambah bagus," kata Syarif saat berbincang dengan Medcom.id.

    Syarif mengatakan secara teori upaya pengendalian penyakit bisa dilakukan dengan memaksimalkan vaksinasi 70 persen penduduk Indonesia. Namun jumlah tersebut diproyeksi baru tercapai pada akhir 2021.

    Jenis vaksin yang dipastikan akan digunakan di Indonesia, yakni Sinovac-Biofarma dan Sinopharm. Kedua vaksin itu harus disuntikkan dua kali.

    Dengan demikian, 70 persen penduduk Indonesia mesti divaksin dengan dua kali dosis. Artinya, butuh sekitar 320 juta total vaksin.

    "Jadi yang 70 persen divaksin itu bisa melindungi 30 persen yang tidak divaksin. Kalau sudah 70 persen divaksinasi secara sendirinya kasus covid-19 akan turun, akan terkendali," ujar Syarif.

    Rencana jangka panjang pemerintah mesti disambut baik. Sebelumnya, Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Airlangga Hartarto, telah menyiapkan road map pelaksana pemberian vaksin tersebut.
     

    Halaman Selanjutnya
    Tahap I (Kuartal IV 2020)…
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id