comscore

Gantikan Terawan dengan Budi Gunadi, Langkah Jokowi Dipuji Epidemiologi UI

Al Abrar - 15 Mei 2022 19:53 WIB
Gantikan Terawan dengan Budi Gunadi, Langkah Jokowi Dipuji Epidemiologi UI
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. Medcom.id/Theo.
Jakarta: Kasus covid-19 yang semakin melandai di Indonesia, membuat harapan masyarakat agar pemerintah segera menurunkan status pandemi menjadi endemi semakin tinggi. Di sisi lain, keputusan Presiden Jokowi memecat Terawan Agus Putranto, menggantikannya dengan Budi Gunadi Sadikin, dipuji Epidemiologi Universitas Indonesia Pandu Riono. 

Rotasi tersebut dinilai Pandu membuat Indonesia mampu mempercepat pelaksanaan vaksin, termasuk membuat kondisi pandemi bisa semakin dikendalikan. 
"Budi Gunadi itu bukan dokter. Jadi dia tidak punya konflik kepentingan. Diberikan perintah mengejar vaksinasi secepat-cepatnya, dia langsung lakukan. Sekarang kita bisa menikmati hasilnya,” kata Pandu saat menghadiri rilis survei Indikator Politik Indonesia secara virtual, Minggu, 15 Mei 2022. 

Keputusan tersebut dinilai Pandu membuat pemerintah berhasil mengendalikan pandemi. “Kita bisa mengendalikan pandemi dengan cara kita sendiri, dengan strategi yang sudah kita tentuan. Kini, kita bisa meneruskan pelonggaran. Mungkin ini perpanjangan PPKM yang terakhir. Namun, saya belum mengatakan endemi, tapi kita bisa tenang,” katanya.

Di sisi lain, Pandu menilai pemerintah sudah bisa melepas pembatasan pergerakan masyarakat. PPKM, menurut Pandu, sudah tak lagi relevan dalam kondisi saat ini. 

“Dari data mudik Lebaran kemarin, yang dikhawatirkan pemerintah selama ini tak terjadi. Tidak terjadi peningkatan kasus. Kita sudah berhasil mendorong pemerintah fokus pada meningkatkan imunitas penduduk,” jelas Pandu. 

Baca: 166,2 Juta Orang Tuntas Divaksinasi Covid-19 per 15 Mei

Sementara, hasil survei Indikator Politik Indonesia menemukan masyarakat menginginkan perubahan status pandemi menjadi endemi. Setelah melakukan survei terhadap 1.228 responden, dalam rentang 5-10 Mei 2022, sebanyak 69 persen masyarakat setuju status pandemi covid-19 diturunkan menjadi endemi. 

“Mayoritas masyarakat setuju jika status pandemi covid-19 diturunkan menjadi endemi,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi saat memaparkan hasil survei bertajuk ‘Drama Minyak Goreng dan Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Presiden’ secara virtual, Minggu, 15 Mei 2022.

Dari mereka yang setuju, ada enam alasan utama yang menilai status pandemi sudah bisa berubah menjadi endemi. Yang paling tinggi, jelas Burhanuddin, yakni menganggap penyebaran virus sudah terkendali. Angkanya mencapai 26,8 persen. 

Alasan kedua yakni sebagian besar masyarakat sudah menjalani dua kali vaksin. Alasan ketiga, mereka yang setuju menganggap perekonomian kembali berputar. “Ada juga yang menganggap covid-19 selayaknya flu biasa,” ungkap Burhanuddin.

(ALB)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id