• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 18 AGUSTUS 2018 terkumpul RP 12.914.488.519

Kemensos Targetkan Indonesia Bebas Gepeng 2019

Indriyani Astuti - 13 Juni 2018 17:27 wib
Ilustrasi--seorang perempuan mengendong anak ketika
Ilustrasi--seorang perempuan mengendong anak ketika mengemis--Antara/Paramayuda

Jakarta: Kementerian Sosial menargetkan agar pada 2019, sudah tidak ada lagi gelandangan dan pengemis (gepeng) di Indonesia. Salah satu program yang diusung ialah " Risol Gepeng Mas". 

Risol Gepeng Mas adalah program outreach yang dilakukan Panti Sosial Bina Karya dalam bentuk program rehabilitasi bagi Gepeng yang sifatnya luar Panti.

"Program tersebut terus di tingkatkan khususnya di daerah yang rentan penduduknya jadi pengemis," kata Direktur Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang Kementerian Sosial Sonny W. Manalu ketika dihubungi, Rabu, 13 Juni 2018.

Baca: Dinsos Tangsel: Kesadaran Gepeng Direhabilitasi Masih Minim

Menurutnya dalam mencapai target tersebut, Kementerian Sosial tidak bisa bekerja sendiri sebab akar masalah dari adanya penyandang tuna sosial ialah kemiskinan. Karena itu, pemerintah daerah, ujarnya, diharapkan dapat melakukan pencegahan diantaranya melalui pemberdayaan ekonomi agar warganya tidak mengemis.

"Ini merupakan tanggung jawab semua pihak mulai dari Hulu hingga ke hilir," imbuhnya.

Upaya lain yang dilakukan untuk mengurangi gepeng yakni dengan menyiapkan perkampungan khusus gepeng. Di kampung tersebut, pemerintah daerah, dinas sosial dan pemangku kepentingan lain mendorong pemberdayaan ekonomi bagi warga. Salah satunya sudah dilakukan di Malang, Jawa Timur.

Dengan kreativitas warga, di sana perkampungan Gepeng diubah mebjadi tempat wisata topeng. 



(YDH)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.