Beberapa Instansi Membandel Soal Syarat Diskriminatif CPNS

    M Sholahadhin Azhar - 25 November 2019 09:33 WIB
    Beberapa Instansi Membandel Soal Syarat Diskriminatif CPNS
    Pegawai Negeri Sipil (PNS) Badan Kepegawaian Daerah Provinsi DKI Jakarta. Foto: MI/Pius Erlangga
    Jakarta: Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegur instansi terkait syarat Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dianggap diskriminatif. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas BKN, Paryono, menyatakan beberapa instansi bersedia mengkoreksi persyaratan, misalnya terkait penyandang disabilitas.

    "Tapi ada juga yang berargumen bahwa syarat mereka tak diskriminatif. Saya belum berani menyebutkan (instansi)," kata Paryono saat dihubungi Medcom.id, Senin, 25 November 2019.

    Paryono mencontohkan diskriminasi persyaratan yang jamak dilakukan. Misalnya syarat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di daerah yang dibuat rendah, yakni IPK 2. Tujuannya agar putra daerah tak kesulitan masuk instansi pemerintah daerah.

    BKN menentang hal itu sebab syarat bagi calon dari luar daerah dibuat tinggi, misalnya dengan standar IPK 3,5.

    "Itu kita minta mereka mengubah, ada yang langsung merevisi persyaratan," kata Paryono.

    Menurut dia, BKN sejauh ini hanya mengoreksi persyaratan diskriminatif di daerah saja. Paryono mengaku pihaknya memberikan kebebasan untuk instansi pusat.

    Misalnya, kata dia, persyaratan yang melarang orientasi seksual tertentu. Paryono mengamini ada syarat seperti itu, dan kandidat abdi negara bisa mengkonsultasikan hal itu ke instansi terkait.

    Pertimbangan BKN, syarat yang berbeda itu kemungkinan besar berpengaruh pada jabatan yang diemban. Paryono mempersilakan hal tersebut.

    "Silakan dia (instansi pusat) membuat syarat tertentu, asalkana ada hubungan dengan pekerjaan," kata Paryono.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id