Membendung Penipuan Haji dan Umrah

    Medcom - 01 Desember 2019 20:34 WIB
    Membendung Penipuan Haji dan Umrah
    Wakil Ketua MPR Arsul Sani (kanan) dalam acara sosialisasi bersama #safehajiumrah di Jalan HM Thamrin, Jakarta. Foto: Dok. Istimewa
    Jakarta: Kasus penipuan perjalanan ibadah haji dan umrah harus segera dibendung. Pasalnya, ribuan orang sudah menjadi korban.

    Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) mencanangkan gerakan #safehajiumrah, dengan mengembangkan Amphuri Information System Syariah (AISYAH) untuk membendung aksi penipuan.

    "Kami di DPR/MPR menyambut gembira. Sosialisasi #safehajiumrah Ini merupakan jawaban. Meskipun bukan satu-satunya jawaban. Untuk menyetop haji bodong atau haji bodong yang merugikan ribuan masyarakat," kata Wakil Ketua MPR Arsul Sani usai acara sosialisasi bersama #safehajiumrah di Jalan HM Thamrin, Jakarta, Minggu, 1 Desember 2019.

    Menurut dia, gerakan ini juga merespons pengaduan masyarakat, dan suara para legislator yang memperhatikan kasus penipuan haji dan umrah.

    "Memang pemerintah telah merespons, Kementerian Agama melalui program Siskopatuh (Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus). Kemudian kementerian Luar Negeri ada program Safe Travel," ucap dia.

    Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat DPP AMPHURI Joko Asmoro mengatakan pihaknya akan terus mengedukasi masyarakat muslim terkait berbagai regulasi dalam penyelenggaraan haji dan umrah. Baik dari Pemerintah Indonesia maupun Arab Saudi.

    "AMPHURI menggabungkan dua program pemerintah, Siskopatuh dan Safe Travel dengan nama gerakan #safehajiumrah sebagai upaya mewujudkan ibadah haji dan umrah yang nyaman, dan aman," terang dia.

    Sosialisasi #safehajiumrah dilakukan serentak di tujuh kota, yakni Jakarta, Medan, Palembang, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id