Menteri LHK Tegaskan Komitmen Indonesia Tangani Sampah Laut

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 01 Desember 2019 06:04 WIB
    Menteri LHK Tegaskan Komitmen Indonesia Tangani Sampah Laut
    Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya(ketiga dari kanan di baris pertama) bersama 26 duta besar negara sahabat, terdiri atas 10 negara anggota ASEAN dan 16 negara mitra ASEAN yang mengikuti kegiatan ASEAN Coastal Clean Up 2019 di Taman Wisat
    Jakarta: Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menegaskan komitmen Indonesia dalam menangani sampah laut. Isu ini juga menjadi perhatian negara lain secara global lantaran hampir 80 persen polusi laut berasal dari kegiatan di darat.

    Siti menjelaskan untuk mengatasi isu sampah laut tersebut pemerintah telah mengambil langkah strategis yakni mengimplementasikan Agenda PBB 2030 untuk pembangunan berkelanjutan. Sementara terkait dengan pengurangan polusi laut dari kegiatan berbasis darat, Indonesia telah membuat komitmen mengurangi limbah padat hingga 70 persen pada tahun 2025.

    ''Kami menyadari bahwa tantangan ke depan akan lebih besar dan hanya melalui kerja sama dan kolaborasi kami dapat mengatasi masalah-masalah penting ini,'' kata Siti di kegiatan ASEAN Coastal Clean Up 2019 di Taman Wisata Alam Mangrove, Angke Kapuk, Sabtu, 30 November 2019.

    Sebagai langkah memenuhi komitmen tersebut, Siti menyebut Presiden Joko Widodo pada 2017 lalu telah mengeluarkan Keputusan Presiden tentang Kebijakan Nasional dan Strategi Pengelolaan Sampah. Selain itu Pemerintah Indonesia juga telah mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 83 tahun 2018 yang membahas rencana aksi strategis menangani sampah laut dari tahun 2018-2025.  Termasuk menyusun Rencana Aksi Nasional untuk mengurangi limbah plastik melalui berbagai kegiatan yang harus dilakukan oleh semua pemangku kepentingan. 

    ''Termasuk pemerintah daerah, bisnis, masyarakat, telah mengambil inisiatif dan inovasi dalam memerangi masalah ini. Dalam pengaturan nasional dan sub-nasional kami, peran pemerintah daerah menjadi sangat penting,'' tutur dia.

    Selain penguatan di dalam negeri melalui kolaborasi semua pihak, Pemerintah Indonesia juga terlibat aktif mengatasi pencemaran laut dalam kerangka kerja sama internasional. Pada 2018 dalam forum IGR-4 di Bali, berhasil disepakati Deklarasi Bali tentang perlindungan lingkungan laut dari aktivitas berbasis darat.

    Resolusi tentang perlindungan lingkungan laut dari kegiatan berbasis darat terus ditekankan oleh pemerintah Indonesia. Resolusi ini pun kemudian diadopsi pada sesi keempat Majelis Lingkungan PBB (UNEA-4) di Nairobi, Kenya.

    Sementara di level Asia Tenggara, Siti menyebut Indonesia aktif di berbagai pertemuan. Khususnya penguatan komitmen kolaboratif guna mencegah, serta mengurangi sampah laut yang dihasilkan dari kegiatan berbasis laut dan darat.

    ''Untuk memastikan semua komitmen ini, Indonesia telah mendirikan Pusat Kapasitas Regional untuk Laut Bersih (RC3S) di Bali. Pusat ini akan memperkuat pembangunan kapasitas di bidang perlindungan lingkungan laut dari kegiatan berbasis darat,'' jelas dia.

    Apresiasi pun diberikan kepada pemerintah Indonesia oleh Sekertariat Jenderal  ASEAN, Dato Lim Jock Hoi. Ia mengapresiasi pemerintah Indonesia melalui KLHK dalam hal tata kelola sampah.  Lim juga mengapresiasi keseriusan KLHK melibatkan generasi muda dan komunitas masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan.

    “Ini salah satu bidang di ASEAN yang menjadi perhatian kita. Regulasi dari Bu Menteri  Siti Nurbaya sangat berpengaruh, dan diimplementasikan. Dengan adanya Ibu Siti Nurbaya sebagai Menteri LHK, kami senang sekali ada kegiatan seperti ini dan akan dilakukan sepanjang tahun,'' ujar Lim.

    Lim mendorong agar anak muda Indonesia juga lebih terlibat menjaga lingkungan dan pengelolaan sampah di laut. "Perlu ada awareness kaum muda untuk menjaga lingkungan hidup saat ini," tandas dia.



    (SCI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id