NasDem Ingin Wagub DKI Berkualitas

    Candra Yuri Nuralam - 02 September 2019 13:21 WIB
    NasDem Ingin Wagub DKI Berkualitas
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Anggota DPRD DKI Jakarta Nova Harian Paloh tak masalah panitia khusus (pansus) wakil gubernur (wagub) kembali diulang. Pansus dibentuk kembali lantaran masa jabatan anggota DPRD DKI priode 2014-2019 sudah berakhir.

    Nova pun tak mau memburu-buru kursi DKI 2 cepat terisi. Menurut Politikus Partai NasDem ini, kualitas wagub lebih penting ketimbang memaksakan kecepatan.

    "Saya kira enggak ada yang keberatan juga ya. Kalau kita sih melihatnya kinerja saja. Orang yang dipilih sebagai wagub ini harus bisa profesional membenahi Jakarta dari segi ekonomi, lingkungan dan lainnya, itu saja," kata Nova kepada Medcom.id, Senin 2 September 2019.

    Nova khawatir bila dipaksakan, akan terjadi kesalahan. Di sisi lain, DPRD masih fokus meramu tata tertib dan menentukan pimpinan dewan.

    "Kita baru bisa bersuara soal wagun setelah bentuk alat kelengkapan dewan. Kalau (tidak ada ketua DPRD) yang ngetok siapa ?" ujar Nova.

    Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta Sementara Pantas Nainggolan tak bisa mendorong pembentukan pansus Wagub DKI Jakarta. Ia mengaku tak memiliki berwenang untuk itu.

    Pantas mengklaim hanya memiliki tiga tugas. Pertama, memfasilitasi DPRD DKI untuk segera memiliki alat kelengkapan dewan.

    "Kedua, Yang kedua, menetapkan tatib, yang ketiga memastikan terbentuknya pimpinan yang definitif. Jadi, kalau soal itu, penetapan wagub, saya terus terang tidak bisa kasih suatu jawaban pasti," kata Pantas.

    Kendati demikian, Pantas tetap meminta Pansus bekerja lebih cepat. Ia juga ingin Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memiliki pendamping.

    "Ya pastilah akan diusahakan pansus segera (cari wagub) secepat cepatnya," ucap dia.

    Politikus PDI Perjuangan ini menyampaikan pansus Wagub DKI akan kembali dibentuk September mendatang. Ia pun menyarankan agar PKS dan Gerindra duduk kembali untuk menentukan siapa sosok yang pas menjadi DKI 2.

    "Saya pikir akan lebih baik kalau antara PKS dan Gerindra duduk bersama dan menyelesaikan. Karena itu hak mereka," pungkas dia.



    (NUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id