Serikat Buruh Tuntut Upah Minimum 2021 Tetap Naik

    Media Indonesia - 17 Oktober 2020 15:51 WIB
    Serikat Buruh Tuntut Upah Minimum 2021 Tetap Naik
    Ilustrasi. Buruh perempuan menyelesaikan pembuatan masker di sebuah pabrik, Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Antara Foto/Syaiful Arif
    Jakarta: Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menuntut upah buruh minimum 2021 tetap naik. Dia menolak permintaan kalangan pengusaha yang ingin tidak ada kenaikan upah minimum karena alasan krisis ekonomi.

    Alasan pengusaha agar upah tidak naik tidak tepat. Dia membandingkan kondisi saat ini dengan krisis ekonomi 1998.

    "Sebagai contoh, di DKI Jakarta, kenaikan upah minimum dari 1998 ke 1999 tetap naik sekitar 16 persen. Padahal pertumbuhan ekonomi 1998 minus 17,49 persen," kata Iqbal Said, melalui keterangan tertulis, Sabtu, 17 Oktober 2020.

    Upah minimum 1999 dan 2000 juga tetap naik sekitar 23,8 persen. Padahal, kata Iqbal, pertumbuhan ekonomi tahun 1999 minus 0,29 persen.

    Menurut Iqbal, daya beli masyarakat akan semakin turun bila upah minimum tidak naik. Daya beli turun akan menyebabkan tingkat konsumsi jatuh. Ujung-ujungnya, langkah tidak menaikkan upah buruh berdampak negatif buat perekonomian.

    Iqbal menyebut kenaikan ideal pada 2021 sebesar 8 persen. "Hal ini didasarkan pada kenaikan upah rata-rata selama 3 tahun terakhir," ujar Iqbal.


    Buruh dapat terprovokasi tanpa kenaikan upah

    Dia menjamin sektor perburuhan semakin memanas jika tak ada kenaikan upah. Apalagi, buruh masih berjuang menolak Undang-Undang Cipta Kerja.

    Seiring memanasnya penolakan omnibus law, buruh juga akan menyuarakan upah minimum 2021 naik. Dia yakin aksi-aksi buruh akan semakin besar dan meluas.

    KSPI juga mengingatkan, tidak semua perusahaan kesulitan akibat pandemi covid-19. Dia meminta kebijakan kenaikan upah dilakukan secara proporsional bagi perusahaan yang kondisi keuangannya masih terjaga.

    Perusahaan yang tidak mampu secara finansial dapat menangguhkan kenaikan upah buruh. "Undang-undang sudah menyediakan jalan keluar dengan melakukan penangguhan upah minimum," tegas dia.

    (SUR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id