Fadly Satrianto Lulusan Sarjana Hukum yang Ingin Jadi Pilot

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 10 Januari 2021 13:42 WIB
    Fadly Satrianto Lulusan Sarjana Hukum yang Ingin Jadi Pilot
    Ayah Fadly Satrianto Ekstra Crew Sriwijaya Air Air Dok. Metro TV
    Jakarta: Fadly Satrianto merupakan salah satu ekstra crew dari Sriwijaya Air SJ-182 yang mengalami insiden hilang kontak pada Sabtu 9 Januari 2021. Diketahui Fadly mempunyai gelar Sarjana Hukum yang kekinian merupakan kopilot di NAM Air.

    Sang ayah Sumarzen Marzuki menceritakan bahwa anak ketiganya itu mempunyai keinginan yang berbeda dengan kakak-kakanya. Fadly, tutur Sumarzen ingin menjadi pilot. Meskipun ia sebenarnya lulusan Sarjana Hukum. Sebagai informasi Fadly merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair) 2011.

    "Memang dia kepingin beda dengan kakak-kakanya dia Sarjana Hukum, ingin jadi pilot," tutur Sumarzen dalam Breaking News Metro TV, Minggu 10 Januari 2021.

    Keinginan ini lanjutnya, didorong juga oleh temannya semasa SMA yang sekarang menjadi pilot di salah satu maskapai. Termotivasi oleh temannya itu, Fadly kemudian mengambil kursus pilot.

    "Didorong temannya satu angkatan SMA dulu sudah jadi pilot di Lion Air. Dengan itu dia ikut sekolah pelatihan kursus singkat Bangka Belitung, di perushaan NAM," ujarnya.

    Sumarzen pun mengungkapkan bahwa anaknya tersebut ingin terus meningkatkan karirnya. Dari sekarang kopilot menjadi pilot terbaik. Fadly sendiri sudah bergabung bersama NAM Air selama tiga tahun.

    "Memang bukan hanya ingin menjadi (kopliot) di NAM saja, tentu semua pilot ingin cita-cita yang lebih baik. Menjadi pilot terbaik di berbagai maskapai," ungkapnya.

    Kekinian pencarian terus dilakukan, teranyar tim search and rescue (SAR) telah menemukan tempat kejadian perkara (TKP) jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

    "Kami hari ini bersama Panglima TNI (Marsekal Hadi Tjajanto), Basarnas (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan), dan stakeholder akan menuju ke lokasi," kata Budi di Breaking News Metro TV, Jakarta, Minggu, 10 Januari 2021.

    Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat berjenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK CLC itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.
     
    Posisi terakhir pesawat itu ada di 11 nautical mile di utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat itu mengangkut 62 orang: 50 penumpang dan 12 kru.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id