comscore

Menkominfo Minta Independensi Jurnalis Jadi Harga Mati

Candra Yuri Nuralam - 29 Oktober 2021 21:26 WIB
Menkominfo Minta Independensi Jurnalis Jadi Harga Mati
Menkominfo Johnny G Plate/Istimewa.
Jakarta: Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate meminta independensi jurnalis menjadi harga mati. Independensi jurnalis merupakan pilar penting demokrasi di Indonesia.

"Saat ini sudah mencapai point of no return. Kebebasan berekspresi, kebebasan berpendapat yang selalu dikedepankan dalam kegiatan jurnalisme menjadi elemen penting dalam era demokrasi saat ini dengan tetap menjaga kualitas pers yang baik," kata Johnny melalui keterangan tertulis, Jumat, 29 Oktober 2021.
Baca: Menkominfo Perkuat Regulasi Industri Pertelevisian

Johnny mengatakan perkembangan teknologi membuat informasi yang masuk ke masyarakat menjadi beragam. Namun, tidak semua informasi yang diterima masyarakat merupakan produk jurnalistik.

Maraknya informasi yang beredar di tengah perkembangan teknologi yang melesat cepat menjadi tantangan tersendiri untuk jurnalis. Johnny meminta jurnalis di Indonesia memutar otak untuk menyajikan pemberitaan yang benar sesuai kaidahnya di tengah maraknya informasi yang beredar di dunia digital.

Upaya jurnalis di tengah perkembangan teknologi yang cepat ini butuh dukungan yang besar. Atas dasar itu lah Johnny memberikan dukungan penuh terhadap independensi jurnalis di Indonesia.

"Kami terus mendukung independensi jurnalisme, dan pelaksanaan hak-hak dasar individual. Kami juga memahami bahwa independensi jurnalisme kini turut terpengaruhi oleh faktor teknologi yang mengatur interaksi antara audiens dengan sumber berita," ujar Johnny.

Dia menyarankan jurnalis televisi memanfaatkan dunia digital. Konten yang ada di televisi diharap dimuat ulang di ruang digital agar pemberitaan bisa dinikmati oleh masyarakat yang lebih luas.

"Jika sebelumnya konten televisi sangat bergantung pada rating, kehadiran algoritma yang mengkurasi konten pada platform sesuai preferensi pengguna, berpotensi mempengaruhi kualitas konten jurnalisme yang perlu menyesuaikan preferensi pengguna yang mengakses platform tersebut untuk mendapatkan kompensasi atas konten yang diakses oleh pengguna," tutur Johnny.

Memanfaatkan ruang digital untuk jurnalis dinilai penting. Pasalnya, kata Johnny, saat ini pemberitaan dunia jurnalistik bukan cuma berdasarkan rating pertelevisian. Perusahaan yang bergerak di dunia jurnalistik diminta mulai memutar otak.

"Hal tersebut dilakukan untuk mendukung model bisnis para pengelola platform yang bertumpu pada kegiatan periklanan dan membutuhkan pengguna menghabiskan lebih banyak waktu di platformnya," kata dia.


(ADN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id